WHOOSH INDONESIA

Sejak launching Oktober 2023, akhirnya aku berkesempatan mengendarai Whoosh. Whoosh adalah singkatan dari Waktu Hemat Operasi Optimal Sistem Hebat.  Sebuah sistem kereta api berkecepatan tinggi yang beroperasi dengan rute Jakarta-Bandung, Indonesia.

Kereta Cepat Whoosh

Perjalanan menggunakan Whoosh ini aku nikmati saat menerima tugas menghadiri rapat yang dilaksanakan di Bandung pada 05/03/2024. Rapat Pembahasan Surat Keputusan Menteri Perdagangan tentang Panitia Antar Kementerian (SK-PAK) Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden IM-BTA.

Rapat IM-BTA di Mercure Bandung, Selasa (05/03/2024)

Untuk menggunakan kereta Woosh, tiket kereta bisa didapatkan pada mesin tiket dengan cara mencetak tiket yang sudah dibeli secara online sebelumnya. Karena ini adalah pertama kalinya aku akan menggunakan whoosh, maka hal ini menjadi tantangan buatku. Syukurnya, aku menemukan fakta bahwa bukan hanya aku sendiri yang pertama mengalami kejadian ini. Hingga akhirnya tiketpun tercetak.

Self print tiket

Masih cukup waktu sebelum kereta berangkat. Kami pun menuju salah satu merchant subway untuk sarapan pagi.

Menu sarapan

Saat waktu keberangkatan tiba, kami lalu mengikuti kerumunan penumpang untuk antri check in. Serunya, karena penumpang diajak untuk self service dengan melakukan check in di mesin tiket dan pintupun terbuka.

Antri check in mandiri

Akhirnya aku bertemu si Whoosh. Setelah itu, kami masuk ke gerbong tempat kami duduk. Dan tidak lama, kereta berangkat. Saat kereta bergerak, aku mulai memperhatikan running text yang menyampaikan informasi kecepatan Whoosh. Mashaallah, kali ini aku benar-benar berada di kereta dengan kecepatan yang sangat tinggi di negaraku Indonesia, 350km/jam.

Maksimum kecepatan 350km/jam

Dari Jakarta, kereta Whoosh hanya memiliki tiga (3) stasiun pemberhentian, yakni Karawang, Padalarang dan Tegalluar. Tujuan kami adalah pusat kota Bandung, sehingga kami turun di stasiun Padalarang dan melanjutkan perjalanan menggunakan kereta feeder ke stasiun Bandung untuk lamjut ke hotel Mercure di kota Bandung.

Kereta feeder atau kereta pengumpan dari stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh ke stasiun kereta di Bandung.

Dalam perjalanan, aku sempat bercakap-cakap dengan teman duduk di sampingku. Sebagai penumpang baru, aku mendapatkan banyak informasi yang bermanfaat.

1. Beli tiket whoosh bisa menggunakan tiket.com, agen bus PO. Dewi Sri m-banking.

2. Untuk tiket Bandung Jakarta sebaiknya beli tiket saat tiba di stasiun kereta. Traffic di Bandung sungguh tidak bisa diprediksi seperti dulu. Macet dimana-mana.

Aku kemudian mencoba membeli tiket Whoosh rute Bandung – Jakarta menggunakan aplikasi e-bankmandiri melalui hp ku.

Berikut cara membeli tiket Kereta Cepat Whoosh melalui Livin’ by Mandiri.

  1. Siapkan Aplikasi Livin’ by Mandiri. …
  2. Buka Aplikasi dan Pilih Menu Sukha. …
  3. Pilih Kategori Transportasi. …
  4. Pilih Menu Whoosh. …
  5. Pilih Rute dan Keberangkatan. …
  6. Pilih Jenis Tiket dan Harga. …
  7. Selesaikan Pembayaran. …
  8. Nikmati Perjalanan Anda.

Alhamdulillah, pembelian tiket lancar dan kamipun menunggu saat keberangkatan.

Aku sungguh beruntung. Si Whoosh justru mendekati tempatku berdiri menunggu, sehingga aku bisa mengambil beberapa shoot yang keren. ❤️

Fasilitas Whooshnya 👍🏻

Alhamdulillah, perjalanan kali ini sangat aku nikmati. Rasa bangga karena bangsaku bisa memiliki kendaraan canggih membuatku semakin bersyukur. Semoga semua bisa terjaga dan hal-hal baik senantiasa mengangkat citra Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, inshaallah.

Semoga pembaca juga berkesempatan menikmati perjalanan dengan kereta Whoosh ya…

Sampai ketemu di perjalananku selanjutnya…

PLBN di Indonesia

Hayuuuu… Apa sudah ada yang pernah jalan-jalan negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, Thailand, Philipina, Papua Nugini (PNG), Republic Democratic Timor Leste (RDTL), Australia lewat PLBN?

PLBN adalah singkatan dari Pos Lintas Batas Negara, sebuah fasilitas negara yang digunakan sebagai pintu gerbang untuk melintas keluar masuk ke negara tetangga melalui darat dan/atau perairan. Sebuah PLBN memiliki fasilitas pelayanan perlintasan baik orang, barang maupun kendaraan  .

Peta Perbatasan

Menurut Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP-RI), pengertian PLBN merupakan peningkatan fungsi Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) yang memiliki dan memberikan pelayanan di bidang keimigrasian, kepabeanan, karantina, keamanan dan administrasi pengelolaan.

Berkunjung ke PLBN Motaain

Keberadaan PLBN sangat penting, mengingat kondisi Indonesia yang luas dan terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil yang terpisah lautan yang berbatasan dengan negara tetangga. Sehingga dibutuhkan sarana sebuah pintu masuk/keluar resmi antar negara.

“Kawasan perbatasan negara harus diperhatikan dan dibangun, sehingga menjadi beranda terdepan dan etalase negara. Pemerintah agar tidak berhenti pada pembangunan zona inti di PLBN, tetapi juga perlu dilanjutkan dengan zona penunjang dengan sistem pengelolaan kawasan perbatasan yang terintegrasi dan dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru”, arahan Presiden RI Joko Widodo pada Rapat Kabinet Terbatas (14/03/2017).

Kebijakan Pengelolaan PLBN Terpadu berdasarkan Perpres 12 Tahun 2010 tentang badan Nasional Pengelola Perbatasan yang diubah ke Perpres 44 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2010 tentang Badan Nasional Pengelola Perbatasan, menjadi pedoman dalam penyelengaraan administrasi umum, pedoman pemeliharaan gedung, perawatan lingungan dan pengamanan, fasilitasi pelayanan lintas batas negara serta pengembangan kawasan PLBN.

Kemudian BNPP menetapkan Perka BNPP No 7 Tahun 2017 tentang pedoman pengelolaan PLBN yang berisi penyediaan sarana prasarana pendukung, kebijakan/sirkulasi layanan lintas batas negara, koordinasi keterpaduan layanan lintas batas negara, serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan layanan lintas batasnegara. Semua dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada para pelintas sebagai pedoman.

Keanggotaan BNPP

Kebijakan Prngelolaan PLBN Terpadu

Kelembagaan Unit Pengelola PLBN

Bagan Struktur Pengelola PLBN Terpadu

Fasilitas PLBN:

PLBN memiliki unit bangunan:

a. Zona Inti terdiri dari 1. Gedung utama, 2. Gedung Selasar Tiketing, 3. Ruang Genset dan Plaza, 4. Gedung Wisma dan Asrama, 5. Tower Air, GWT dan Dok House, 6. Tol Gate 1&2 dan 7. Tol Gate 3

b. Zona Penunjang terdiri dari Wisma Indonesia, Mess Karyawan, Landscape PLBN, Monumen Tasbara, Kantor Dishub (UPP), Tower Air, Patung Soekarno

PLBN memiliki beberapa fasilitas pengawasan dan pelayanan lintas batas, yaitu:

1. Pada jalur pejalan kaki/bangunan utama

2. Pada jalur kargo

3. Pada jalur kendaraan pribadi dan kendaraan umum

4. Penyiapan tempat pemeriksaan fisik terpadu (TPFT) pada bangunan utama

5. Fasilitas pendukung lainnya (rumah ibadah, dan pasar)

Nah, dalam zona Inti PLBN terdapat pemeriksaan Custom, Imigrasi dan Karantina (CIQ) yang menunjang proses perlintasan, yang terjadi dalam koridor:

  • Fasilitas Pejalan Kaki melalui gedung utama

– Pemeriksaan imigrasi

– Pemeriksaan Bea Cukai

– Pemeriksaan Karantina (Kesehatan, Pertanian dan Hewan),

– X-Ray

– Pemeeriksaan Metal Detector

  • Fasilitas Pemeriksaan Kendaraan (pribadi dan umum)
  • Fasilitas Pemeriksaan Kendaraan Cargo

 

 Nah, secara umun gambaran PLBN seperti tulisan diatas. Sehingga tidak perlu khawatir untuk lintas negara melalui PLBN dan mendapatkan pengalaman yang seru lewat jalur darat juga sungai.

Berikut list PLBN di Indonesia yang bisa kamu kunjungi untuk sekedar mengambil gambar-gambar unik atau bahkan melintas ke negara tetangga:

1. PLBN Aruk, Kalimantan Barat

2. PLBN Badau, Kalimantan Barat

3. PLBN Entikong, Kalimantan Barat

4. PLBN Jagoi Babang, Kalimantan Barat

5. PLBN Motaain, Nusa Tenggara Timur

6. PLBN Motamasin, Nusa Tenggara Timur

7. PLBN Napan, Nusa Tenggara Timur

8. PLBN Sei Nyamuk, Kalimantan Utara

9. PLBN Serasan, Kepulauan Riau

10. PLBN Skouw, Papua

11. PLBN Sota, Papua

12. PLBN Wini, Nusa Tenggara Timur

13. PLBN Yetetkun, Papua

Semoga kita bisa ada waktu dan rejeki untuk mengunjungi atau melintasi PLBN Indonesia yaaaa.. Sambil jalan-jalan kita bisa melihat keindahan Indonesia di perbatasan negara.

Sampai ketemu lagi…

Sumber: http://www.bnpp.go.id

Continue reading

PEMILU 2024

Tidak terasa, waktu untuk pemilihan Presiden dan Wakil Rakyat di DPRD, DPR dan DPD tahun 2024 telah tiba. Aku sempat bingung untuk pulang ke Sorowako atau tetap di Jakarta. Namun ternyata surat panggilanku tidak ada di Sorowako. Sehingga aku memilih datang langsung ke TPS dengan harapan bisa ditambahkan dalam daftar pemilih.

Rabu (14/02/2024), bersama Bapak dan ibu kostku, kami berangkat menuju TPS 015 RW 05 Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Lebih siang karena hujan lebat menyapa Jakarta sejak subuh. Setelah bertanya pada petugas TPS, aku harus menunggu hingga pukul 12.00 WIB untuk suara tambahan DPT. Untuk itu aku pamit pulang lebih dulu pada bapak dan ibu kostku.

Di waktu yang disebutkan, aku kembali ke TPS dan menunggu hingga diperbolehkan mencoblos sebagai Pemilih Tanbahan. Sesaat aku dipanggil dan petugas TPS meminta fotocopy KTPku. Oalah, terpaksa aku berkeliling dulu karena fotocopy terdekat tutup. Kuberanikan diri masuk ke salah satu hotel dan alhamdulillah salah satu karyawan di resepsionis bersedia membantuku.

Akupun kembali ke TPS dan menunggu hingga namaku dipanggil untuk masuk ke bilik suara. Ada empat (4) surat suara yang kuterima dari panitia:

1. Surat Suara untuk Presiden dan Wakil Presiden

2. Surat Suara untuk DPD RI

3. Surat Suara untuk DPR RI

4. Surat Suara untuk DPRD DKI Jakarta

Setelah memilih dengan menusukkan paku ke salah satu pilihan di masing-masing surat suara, akupun menuju kotak suara dan dibantu petugas, masing-masing surat suara dimasukkan ke dalam kotak suara. Setelah itu aku berpindah ke meja tinta lalu memasukkan jari kelingking kiriku ke botol tinta dan memberi tanda bahwa aku telah memilih.

Alhamdulillah, tunai sudah tugasku sebagai warga negara Indonesia yang menggunakan hak suaraku untuk masa depam Indonesia. Semoga hasilnya dapat membawa kebaikan kepada negaraku, Indonesia. inshaallah.

HASIL QUICK COUNT PEMILU 2024

Setelah melaksanakan tugasku sebagai warga negara dalam menyalurkan hak suaraku, aku kembali ke kost untuk beristirahat dan menunggu hasil perhitungan suara.

Sebagai hasil Quick Count :

Sambil menunggu KPU mengumumkan hasil Pemilu 2024 tetap kita ucapkan Selamat dan Sukses kepada Pemimpin Terpilih menuju Indonesia Lebih Maju 👍🏻

MENIKMATI AIR PANAS CIATER

Empat hari libur, aku menghabiskan waktu libur di Tanjung Priuk, rumah Opu Odeng. Tidak kemana-mana karena Opu Odeng sibuk mengikuti persiapan Kampanye Akbar salah satu pasangan Calon Presiden Republik Indonesia.

Di hari keempat (11/02/2024), aku bermaksud pulang lebih awal karena Opu Odeng akan berangkat mengantar cucunya kembali ke As-Syifa Boarding School Subang. Namun ternyata aku boleh ikut karena sebelum ke BSS, terlebih dulu akan ke permandian air panas Ciater.

Menikmati perjalanan di Tol Km. 63 Jakarta-Cikampek, tiba-tiba mobil merapat ke sisi jalan. Rupanya ban belakang sebelah kiri kempes. Apesnya lagi, ban serep juga kempes.

Syukurnya, kami berhenti di dekat perkampungan dan beberapa anak kampung membantu membawa ban yang kempes ke tambal ban di kampung terdekat. Tidak lama, sebuah mobil derek mendekati kami dan ikut melihat kondisi mobil. Begitu pula sebuah mobil patroli polisi yang ikut berhenti dan melihat kondisi mobil Opu Odeng.

Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya ban kembali terpasang dan perjalanan kami lanjut ke Ciater. Saat tiba, kami langsung menuju mesjid untuk menunaikan tugas sebagai muslim. Lalu makan siang sebelum akhirnya menikmati permandian air panas Ciater.

Sebelum menikmati aliran air panas Ciater, idak lupa kami menikmati santap siang di tepi kolam yang sudah disiapkan Gery Andi Picunang, puteri Opu Odeng. Hawa panas yang terasa membuat kami segera menyelesaikan santap siang dengan menu nasi, ikan, telur dan mie goreng yang sedap.

Mashaallah. Tubuh yang kaku langsung lumer dibawah siraman air panas Ciater. Dikreasi seperti air terjun mini, kita bisa menikmati air panas yang bersumber dari kaki gunung Tangkuban Perahu. Suhu air 43-46 derajat sangat cocok untuk healing dan relaksasi.

Rasanya ingin berlama-lama menikmati suasana Ciater. Sayangnya, hujan menyapa kami dan waktu untuk mengantarkan cucu Opu Odeng kembali ke asrama memaksa kami untuk segera berbenah dan meninggalkan Ciater. Nantilah di kunjungan berikutnya baru kita nikmati Curuq Jodo yang berada di lokasi yang sama.

Alhamdulillah, setelah berbenah, kami memgantarkan Syauqi ke pondok dan melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta. Selesai sudah perjalanan singkat yang sangat mengasyikkan.

Ssmpai bertemu di perjalanan saya selanjutnya 😍

SEHARI DI PONTIANAK

Wah, aku terkagum-kagum sendiri menyaksikan langsung pesawat CN 295 di hadapanku. Pesawat dengan fungsi melaksanakan angkutan personel dan logistik, penerjunan pasukan dan logistik, Evakuasi Medis Udara, Patroli Udara terbatas, serta penugasan militer maupun misi kemanusian lainnya, digunakan hari ini untuk mengantarkan rombongan Bpk Mendagri dari Jakarta menuju Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu, 13 Desember 2023.

Bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, penerbangan menuju Bandara Supadio ditempuh selama 1 jam 40 menit. Alhamdulillah rombongan yang dipimpin Bapak Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian tiba tepat waktu dan diterima oleh Pj. Gubernur Kalimantan Barat bersama Forkopimda dan jajaran di Pangkalan TNI AU Supadio Pontianak.

Setelah menikmati sarapan pagi, rombongan kemudian terbagi karena keterbatasan alat angkut lanjutan. Bapak Mendagri dan beberapa pejabat negara lainnya melanjutkan perjalanan menuju PLBN Jagoi Babang dengan 2 Helikopter (AW & BELL). Sedangkan rombongan lainnya menunggu di Bandara Supadio.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk mengetahui kesiapan PLBN Jagoi Babang dalam menyelenggarakan Pelayanan Lintas Batas Negara, sebagai Epicentrum Pengenbangan Ekonomi Kawasan perbatasan Negara di Kabupaten Bengkayang, Kalbar, dan mengecek kesiapan peresmian yang akan diresmikan oleh Bapak Presiden RI. PLBN Jagoi Babang ini memiliki keunggulan sebagai beranda depan Indonesia dengan counterpart Serikin di wilayah Serawak, Malaysia.

PLBN Jagoi Babang berdiri di lokasi perbukitan di atas tanah seluas lebih kurang 16,7 hektare. PLBN ini menjadi tapal batas antara Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalbar, Indonesia, dengan Serikin, Sarawak, Malaysia.

Kegiatan dimulai dengan penyambutan adat oleh Ketua Adat Bidayoh dan Kepala Benua Bidayoh, Pengarahan Bapak Mendagri selaku Kepala BNPP, Peninjauan (Gedung Utama PLBN Jagoi Babang, Gerbang Titik 0 Perbatasan RI-Malaysia, Pasar PLbN Jagoi Babang, dan apenanaman Pohon)

Mendagri Tito Karnavian disambut dan dikenakan baju adat Dayak Bidayoh

* * * * *

Perjalanan ini bermula dari koordinasi persiapan rencana kunjungan Bapak Mendagri ke Jagoi Kalimantan Barat. Kunjungan ini dalam rangka peninjauan kesiapan peresmian PLBN Jagoi Babang, satu dari lima PLBN yang pembangunannya telah selesai dan sudah mulai beroperasi di tahun 2023.

Aku kemudian diberikan detail tugas apa saja yang harus disiapkan dan dikoordinasikan terkait persiapan pemberangkatan rombongan dari bandara Halim Perdanakusuma. Kemudian kami pun memastikan kembali mama-nama rombongan yang akan ikut bersama Bapak Mendagri.

Rupanya masih ada kursi kosong yang bisa diisi, sehingga pak Asdep Tasbara menyampaikan bahwa bertiga pak Kholiq, Mega dan aku boleh ikut rombongan ke Pontianak. Wah, tak terkira girangku. Pertama kalinya aku akan naik pesawat TNI CN 295, yang biasanya digunakan untuk tamu-tamu VIP atau kondisi membawa bantuan dan pasukan.

* * * * *

Setelah menyelesaikan agenda kunjungan di PLBN Jagoi Babang, Rombongan kembali ke Supadio untuk santap siang. Setelah itu melanjutkan perjalanan menuju Jakarta kembali menggunakan CN 295.

Perjalanan kali ini singkat namun sangat berkesan bagiku. Tidak putus rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan. Inshaallah akan berlipat ganda.

QS. Ibrahim : 7

Doaku, semoga harimu menyenangkan ya teman2. Sampai ketemu di cerita perjalanan selanjutnya… 👌🏻❤️

VIE FLY TO SKOUW

Sungguh diluar dugaan, aku mendapat kesempatan berangkat ke SKOUW. Awalnya kupikir hanya sebuah gurauan sampai akhirnya aku melihat namaku tercantum dalam list tugas yang disampaikan admin kantorku. Kali ini aku mendapat tugas bersama pimpinanku, Bapak Pantja Wibowo untuk mendampingi Plh. Sekretaris atau Deputi bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Bapak Robert Simbolon.

Tugas kali ini untuk menghadiri peresmian galeri pameran Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) SKOUW, perbatasan Indonesia-Papua Nugini, di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua pada hari Jumat, 17 Nopember 2023.

Aku meninggalkan Jakarta dengan Batik Air ID 6182 tanggal 16 Nop 2023 pukul 22.30 WIB. Transit di Makassar dan ganti pesawat akhirnya tiba di Bandara Sentani Jayapura pada tanggal 17 Nop 2023 jam 07.20 WIT.

Saat tiba di bandara, kami langsung menuju VIP Room, dimana kami bertemu dengan rombongan Bapak Plh Ses yang kemudian bersama-sama meninggalkan Bandara Sentani menuju PLBN SKOUW.

Begitu tiba di PLBN SKOUW, penyambutan dilakukan dengan tata cara Papua dimana Bapak Plh Ses, Deputi Bina Konservasi Arsip dan Deputi IPSK disambut dengan pemasangan topi Palo-palo sebutan hiasan kepala dari ijuk dan bulu ayam serta penyematan tas anyaman khas Papua yang disebut Noken.

Setelah itu seluruh rombongan, tamu undangan dan hadirin digiring masuk ke ruang acara dan mengikuti seluruh rangkaian Peluncuran Galeri Arsip Perbatasan. Peluncuran sendiri ditandai dengan pemukulan Tifa, sebuah alat musik khas Papua serupa gendang yang terbuat dari kayu dengan lubangi di tengahnya dan ditutup dengan kulit hewan (biasanya kulit rusa).

Dilanjutkan tukar menukar cindera mata dari ANRI dan BNPP. Lalu peninjauan ke papan display ANRI dan Sholat Jumat bagi yang muslim.

Setelah selesai, para tamu dijamu makan siang yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama, kunjungan beberapa lokasi penunjang PLBN seperti jalur tikus, TBI, ke pasar, mess pos satgas pamtas yang belum difungsikan, gerbang perbatasan Indonesia-PNG, Pos Pemeriksaan Lintas Batas SKOUW – Wutung yang diakhiri dengan bersantai di halaman Border Post of Indonesia sebelum bergerak meninggalkan PLBN SKOUW.

Sebelum kembali untuk beristirahat di Hotel Horison Kotaraja Jayapura, rombongan dijamu makan malam dengan menu seafood dan Papeda Papua di Restaurant Yasbeer Jayapura. Alhamdulillah.

Seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan beristirahat kemudian melanjutkan perjalanan pada Sabtu, 18 Nov 2023 kembali ke ibukota Jakarta.

See you in the next trip…

ROMBSIS UNTUK PALESTINA

Senang sekali aku mendapat undangan dari Ketua Rombsis (Rombongan Ibu+Ibu Eksis) Andi Idha Nursanty. Sebuah undangan silaturahmi dan Sholat Tasbih untuk Palestina pada Rabu, 15/11/2023.

Awalnya aku ragu untuk pergi. Sampai akhirnya kak Ismi menghubungiku, jadi aku putuskan untuk ijin dari kantor. Lagipula pekerjaanku tidak begitu banyak.

Memggunakan layanan Kereta Api Indonesia (KAI) aku naik di stasiun Gondangdia yang dekat dengan kantorku dan turun di stasiun Kalibata. Aku kemudian bertemu kak Ismi yang lebih dahulu tiba dari Depok.

Berdua kami lanjut naik gocar ke rumah Andi Idha. Sudah banyak tamu undangan yang datang saat kami tiba. Selain bertemu shohibul Bait Andi Idha, alhamdulillah bisa silaturahmi dengan Opu Duraebah dan Ibu Soraya yang sama-sama kami kenal di Kerukunan Keluarga Tana Luwu (KKTL).

Meskipun KKTL sudah dibubarkan dan berubah nama menjadi Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) tapi ikatan Wija To Luwu di rantau, membuat aku tetap memghormati para sepuh dan teman2 Luwu di Jakarta. Sehingga masih berkomunikasi dan menjaga hubungan silaturahmi.

Alhamdulillah seluruh tangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur tanpa kurang apapun. Aku bahkan bisa menikmati hidangan nasi kebuli yang lezat dengan satay, juga soto ayam dan air kelapa muda yang dihidangkan shohibul bait.

Namun, rasa syukur yang tak terkira, usai melaksanakan sholat fardhu dzuhur yang dilanjutkan sholat sunnat Tasbih untuk warga Palestina. Tak terasa air mata ini menetes saat takbir terucap dilanjutkan lantunan doa untuk nyawa manusia yang dinistakan oleh manusia lainnya. Semua karena nafsu dunia, Astaghfirullahaladzim.

Semoga Allah menjaga Palestina dari kehancuran.

Ya Allah, kami memohon rahmat-Mu agar mengangkat musibah yang menimpa kaum Muslimin di Gaza pada khususnya, dan di Palestina, serta di seluruh belahan bumi. Ya Allah selamatkan dan peliharalah mereka dari musibah yang menimpa mereka, dan tunjukkanlah kami, ya Tuhan, kekuatan dan keperkasaan-Mu yang tak terkalahkan kepada para ahli tipu muslihat, yang licik, penindas, perampas.

Sumber: https://www.nu.or.id/internasional/doa-habib-umar-bin-hafidz-untuk-gaza-palestina-8D1jY

VIE TUGAS KE NTT

Lanjutan…

Setelah berkunjung ke PLBN Motaain, kami kembali ke Kupang. Saatnya santap malam, kami menuju rumah makan yang cukup terkenal dengan berbagai menu hidangan laut sebelum kembali ke hotel untuk istirahat.

Perjalanan panjang yang cukup melelahkan membuatku langsung terlelap saat menyentuh tempat tidur.

Pagi menjelang. Hari yang cerah menyapa. Sejenak aku memperhatikan aktifitas pagi kota Atambua yang sudah mulai riuh dari teras kamarku. Lalu aku bersiap untuk sarapan dan mengikuti giat hari ini.

Karena aku menginap di hotel yang berbeda dari rombongan lainnya, maka aku menggunakan aplikasi Maxim untuk memesan kendaraan ke hotel tempat kegiatan berlangsung.

Saat tiba, aku mendapat tugas mencetak bahan paparan yang akan dibawakan oleh Asdep Tasdarat. Aku kemudian mencari tempat print yang ternyata berjarak cukup jauh dari tempat kegiatan.

Begitu kembali, aku bergabung dengan teman-teman2 lainnya dan mengikuti kegiatan hingga presentasi Asdep Tasdarat disampaikan. Syukurlah semua berjalan lancar. Bahkan respon dari pihak RDTL sangat positif terhadap paparan Asdep Tasdarat yang diperkuat oleh Kepala PLBN Motaain, Kepala PLBN Wini dan Kepala PLBN Napan

Setelah kegiatan berakhir, kami kembali ke hotel. Hanya sempat bebersih diri sebelum aku dijemput untuk makan malam kemudian kembali ke hotel untuk istirahat.

Keesokan paginya, kami kembali ke Kupang dan menginap semalam. Setelah santap malam, kami menyempatkan berbelanja oleh-oleh khas NTT sebelum akhirnya terbang kembali ke Jakarta pada pagi harinya.

Sampai jumpa di perjalanan selanjutnya..

Vie ke PLBN Motaain

Exploring NTT Bag. 1

Minggu pagi (22/10) aku menerima sebuah pesan whatsapp yang berisi rencana perjalanan ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak bergabung di Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP-RI) sudah beberapa kali mendapatkan penugasan yang tiba-tiba. Sepertinya sudah mulai terbiasa dengan jadwal dadakan 🤭.

Sambil menunggu konfirmasi keberangkatan, aku mulai memikirkan apa saja yang harus aku siapkan dan bawa dalam perjalanan ini. Banyak yang harus dipertimbangkan. Berapa banyak pakaian yang aku butuhkan, pakaian apa saja yang akan digunakan, sepatu, make up, aksesoris terutama ID Card kantor, perlukah bawa laptop atau tidak.

Jujur saja, meski sering bepergian, tetapi tetap saja aku suka bingung sendiri kalau ada perjalanan dadakan. Karena tidak punya banyak waktu untuk berfikir perlu tidaknya membawa a, b, c, dst. Sehingga kadang setengah koperpun kembali dalam kondisi bersih karena tidak sempat digunakan.

Akhirnya informasi keberangkatan pun aku terima. Tapi kali ini aku tidak menerima jawaban tetapi sebuah file berisi tiket keberangkatan. Jiahhh, harus berangkat donk.

Jantungku langsung berdebar kencang. Ini pertama kalinya aku tugas ke perbatasan negara sejak aku tugas di BNPP. Satu hal yang aku inginkan sejak aku pindah tugas dari Pemkab Lutim ke BNPP Januari 2023 lalu.

Semua telah sedia. Aku hanya menunggu waktu keberangkatan dengan meniknati santap malam. Rencana aku berangkat menggunakan Batik Air (ID 6540) dari Bandara Soekarno Hatta Tanggerang Banten ke Bandara El Tari Kupang.

Saat keberangkatan pun tiba. Aku duduk dengan manis, menikmati saat-saat menuju tempat pertama yang akan kukunjungi. Perasaan excited, bahagia dan deg-degan mewarnai 2,5 jam penerbanganku ke Kupang.

Begitu pesawat Batik Air yang aku tumpangi tiba di Bandara El Tari Kupang, sopir mobil rental telah menunggu di bandara. Perjalanan ini aku mendampingi Asisten Deputi Lintas Batas Darat (Asdep Tasrat) dan satu staf Tasbara lainnya.

Perjalanan darat pun kami lakukan. Karena ketibaan kami di pagi hari, sehingga sarapan adalah tujuan pertama sebelum melanjutkan perjalanan. Kami pun tiba di sebuah toko kue yang menjual aneka ragam kue-kue tradisional.

Lalu kami lanjut kembali. Perjalanan darat dari Kupang ke Atambua ditempuh selama 8 jam. Kami bahkan singgah di sebuah jembatan besar untuk mengambil gambar sungai.

Alhamdulilkah kami tiba di Belu. Setelah check in, mandi, sholat dan berbenah, aku melanjutkan perjalanan ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Alhamdulillah. Setelah 10 bulan bertugas di BNPP, akhirnya aku berkesempatan menjejakkan kaki di 1 dari 13 PLBN yang telah beroperasi di Indonesia yakni PLBN Motaain. Aku bahkan berkesempatan melintas ke gerbang Timor Leste dan berpose bersama kawan dari BNPP RI didampingi staf PLBN Motaain.

PLBN Motaain diresmikan Presiden Joko Widodo pada Desember 2016. “PLBN merupakan kebanggaan dan representasi wajah Indonesia. Sehingga bukan saja fisik bangunannya yang harus bagus, namun juga harus dapat memberikan pelayanan prima bagi penggunanya.” Jelas Jokowi saat peresmian PLBN Motaain.

PLBN Terpadu Motaain merupakan satu dari 18 pos lintas batas negara yang dimiliki oleh Indonesia dan yang pertama kali diresmikan diantara lima PLBN lainnya yang berada di Provinsi NTT.

PLBN melayani bidang keimigrasian, kepabeanan, karantina, keamanan, dan administrasi pengelolaan, serta menjadi sistem utama yang melayani aktivitas masyarakat perbatasan, khususnya yang berhubungan dengan lintas batas.

Meski belum menyeberang secara sempurna, tetapi alhamdulillah aku telah menjejakkan kaki di tanah RDTL yang sebelumnya adalah bagian dari Indonesia yang kemudian memisahkan diri dan menjadi sebuah negara merdeka di tahun 1999.

Bersambung…

PERTEMUAN BTNCLO

Sedikit kaget saat mengetahui namaku tercantum untuk mengikuti pertemuan terkait Border Transnational Crime Liaison Office (BTNCLO). Pertemuan yang dilaksanan pada Selasa (9/5/2023) di Hotel Harris Suites Fx Sudirman pukul 09.00-selesai.

Baru juga belajar tentang PLBN, meski belum paham secara menyeluruh, sekarang muncul istilah baru BTNCLO. Otakkupun berputar, banyak sekali istilah-istilah yang harus kupahami satu persatu. 🤭

Aku bertemu Perencana Ahli Muda BNPP Sri Wahyuniarti di Hotel Harris. Setidaknya, ada senior yang bisa memberikan petunjuk saat aku stuck dalam diskusi. Apalagi, yang hadir sebagian besar adalah pejabat Polri yang terkait dengan BTNCLO ini.

Rapat dibuka secara resmi oleh SES NCB Interpol Indonesia, Brigjen Pol Amur Chandra dengan moderator sekaligus fasilitator Kabaglotas AKBP Joni Getamala. Peserta rapat adalah Srena Polri, SDM Polri, SOPS Polri, Bareakrim Polri, Baharkam Polri, Imigrasi dan BNPP-RI.

Banyak hal yang menjadi bahasan utamanya terkait hal-hal dalam rangka menghindari tumpang tindih tugas dan fungsi dari kementerian/lembaga yang ditugaskan di perbatasan. Penegasan koridor pelaksanaan tugas BTNCLO di perbatasan juga tetap berkoordinasi dengan BNPP.

Pembangunan BTNCLO perlu dilaksanakan berdasarkan prioritas wilayah, tidak sekedar mengisi kekosongan pos keamanan di PLBN. Pada wilayah yang memiliki tingkat urgensi pembangunan BTNCLO tinggi, maka pembangunannya perlu diprioritaskan dengan kompetensi personnel yang memiliki kemampuan memberantas kejahatan transnasional setara Bintara Tahti dan Bintara Penyidik Pembantu.

Satu hal yang menarik dalam closing statement pembahasan ini adalah bahwa sistem manajemen yang baik mengatur tentang pembinaan karier dan kesejahteraan personel, karena aturan yang saat ini berlaku belum dapat menjamin kesejahteraan personel di perbatasan. Bravo Tim Perbatasan.