The Wind Blows

The sun was start rising when I got up. It’s Idul Adha 1436H. I started to hear all the noise. Akhhh, another Idul adha abroad, which has two side effects. I was happy but also sad coz it’s far from my family.

But here, I can meet the new family that I had when I was here for the big exchange of my life. It was a big movement through my life story and will remain still ’till the end of my life. A new family that shined the darkness spot of my life after my grief.

image

It was also a big sacrifice for me, to be brave of loosing all the luxury life just to learn what life is about. The same meaning of Idul adha, which is teaches us about sacrification.. when Prophet Ismail obyed the God’s will to sacrificed his son, and with all the fight inside himself, he dicided to obeyed.

When I decided to leave my hometown, for me, it was also a big sacrification. I got everything that a normal people aims in life. It’s not only enough but exceeded my expectation, but the changes is still needed. So I just leave.

image

And the things that I always remember is, no matter where we go, when we do good we’ll get good, sometimes it might delay, but doesn’t meant we will not get what we want. Because Allah decides everything, we just can ask and pray for His guidance, His kindness and His bless…

“Say: ‘Nothing will happen to us except what God has decreed for us: He is our protector’: and on God let the Believers put their trust.  (The Noble Quran, 9:51)”

image

May Allah SWT always gives us the best in our life…

la_vie

Advertisements

Around Canberra

Tahun 2009, before I came back to Indonesia after completed my study at Griffith University Queensland Australia, bersama Rinie dan Joy, bertiga kami sempat melakukan sebuah perjalanan. Rinie dan Joily adalah teman kuliah. Rinie berasal dari Aceh dan Joy asli Taiwan.

image

Maka dimulailah petualangan tiga srikandi ini ke Sydney sekalian mengunjungi  Frida, anak Indonesia yang kuliah disana. Dalam kunjungan itu kami juga menyempatkan diri berkunjung ke Canberra, ibukota negara Australia.

Kala itu, kami sempat berkunjung ke New Parliament House, War Memorial Building, Kedutaan Besar Indonesia untuk Australia dan Canberra Art Gallery di Canberra.

Setelah kembali ke Indonesia, kali ini, saya berkesempatan lagi berkunjung ke Canberra, guna menghadiri undangan Mining workshop yang didahului dengan Indonesia Update 2015. Bertempat di Australia National University Canberra.

image

Meskipun matahari bersinar, namun udara begitu dingin. Sangat berasa begitu saya naik pesawat Qantas melanjutkan perjalanan transit dari Melbourne ke Canberra. Sebelumnya aku menggunakan Garuda Indonesia dari Jakarta ke Melbourne.

Begitu tiba di Canberra, sungguh kejutan karena dijemput langsung oleh Professor Kathryn.. lalu kami menunggu kawan lain yang datang. Setelah komplete, kami lalu diantar ke pemondokan kami.

image

Aku ditempatkan di ANU University House, which is very close to the workshop venue. Soo in love with this place. Especially with all the flowers surrounds.

image

2 hari mengikuti Indonesia Update, 2 hari mengikuti Mining Workshop.. huffff luar biasa pengaruhnya. Ide-ide yang luar biasa, diskusi yang great, belajar dari pakar Antropologi dan sosiologi dan semua diskusi tentang Indonesia. Berharap kedepannya, akan semakin banyak mahasiswa Indonesia yang tertarik dengan penelitian tentang Indonesia.

Saya juga senang sekali bisa menikmati kehidupan sosial di Canberra, bertemu orang-orang baru dan luar biasa, bertemu dengan kakak kelas di SMP YPS yang baik dan cantik, Wanda Sumual Beby bersama suami dan anak perempuannya yang canti., Kak Wanda sudah menjadi warga negara Australia mengikuti suami.

image

Saya juga berkesempatan bertemu mb Nikmah, setelah rencana pertemuan di Jakarta yang gagal hehehe. Mb Nik, paggilan kecilnya saya kenal ketika beliau masih di Amerika mengikuti suami, dan mengenalkan saya pada bisnis online dBCN Oriflame.

image

Namun hal yang sangat luar biasa, dimana saya berkesempatan mengetahui sebuah fakta sejarah bahwa saya berteman dengan keturunan dari salah seorang yang sangat berharga di Canberra, dr. Michael Hohnen. Lewat facebook, dr. Mike, panggilannya, menyampaikan bahwa ANU adalah “my father’s baby” so I went to see the history of ANU dan saya diperlihatkan sebuah bukti sejarah bahwa ayah dr. Mike, Ross Hohnen adalah seorang Registrar di jamannya.

image

Another thing that always amazed me of Australia is their respect to their history. They even named a room as Ross Honen’s room at Cancellery’s building of ANU. Mereka memiliki banyak memorial building dan mereka memberikannya nama orang-orang yang bersejarah. Hal ini bukan hanya di kota, tetapi sampai di desa-desa terpencil sekalipun.

Saya juga sempat berkeliling, mengunjungi Pameran bunga terbesar di Camberra, Flouride Festival, Canberra Museum, old Parliament House yang di depannya, berdiri tenda-tenda yang ”illegal but noticable’s” pondok as the Aboriginal’s embassy as a symbol of their protests for indiginious land that has been taken by the state.

image

Sungguh pengalaman perjalanan yang luar biasa. Dan besok saya akan terbang ke Queensland. Sedikit bernostalgia sebelum saya kembali ke Indonesia bersama teman-teman yang saya kenal disana, berkunjung ke Griffith University, tempat saya kuliah Master in Business Event Management.

Huuuu the shows must over and it feels so short…. but I love to share and encourage people to see the other part of the world. Where the life could be so much different than our daily permanently life but I believe, as long as we are able to connect to the locals, we will enjoy the journey. Definitely!!!

la_vie

Ga Harus Pejabat

Visa granted!!! Yeiiiii ga percaya.. amazed.. unbelieavable.. fabulous.. speechless.. poko’e amazing lah…

image

Dapat info dari visa agent kalau berkas dah setor jam 10 pagi.. nah.. dalam perjalanan menuju ITB Bandung, jam 11.20 dapat telpon konfirmasi dari Kedutaan Besar, eh, jam 2 siang dapat email Visa Granted… OMG.. serasa di awang2.. sampe-sampe sambil nyetir goyang badan sorong kanan sorong kiri hahhaha.. dan hasilnya tadaaaaa penumpang pada takut.. sory yah Wie Sweet n Princess Yola πŸ˜€Β  I’m Happy bo…!!!

image

Jadilah kita berangkat.. cihuyyyyy… cutinya jadi… kebayang masuk kampus ANU Canberra terutama di library dengan segala journal accessnya, kebayang melihat festival bunga yang lagi mekar-mekarnya di Canberra, kebayang bisa mampir ketemu kakak2 dan teman-teman di Sydney, Brisbane, Gold Coast, dan Banora Points, kebayang jalan-jalan di kampusku dulu Griffith Uni, ke Parkwood, Arundel, Harbour Town.. n kalau memang sempat ke QLD… pastinya aku bakal ke Mesjid Gold Coast dan ceruk tempatku dan Rinie Indriyani dulu suka mancing ikan yeiiiiiii hahhahaaha ga tau dah.. apa semua bisa terwujud.. yang pasti I’m so happy and wish it will come true

Ternyata ga perlu jadi pejabat tuk apply Visitor Visa for Business Purpose ke Australia cieeee… yang artinya gw masuk Ozy dah menggunakan 3 jenis visa uhuyyyy.. senangnya hatiku. Hilang panas demamku *sing a song.

Nah.. jadi pengen share neh… secara gw bukan orang banyak duit dalam keseharian.. tapi image ke luar negeri itu susah.. hmmmm sepertinya ga begitu2 amat kelessss.

Pertama gw masuk Ozy tuh pake Tourist Visa (Sc676).. hahaha jadi inget jalan-jalan ke Perth hanya 48 jam doank karena cutinya dibatalkan, dapat perintah pulang berhubung akan ada kunjungan VVIP… secara waktu itu tanggung jawab aku lah yang ngurusin tamu-tamu VIP di perusahaan tambang tempatku kerja. Tapi berhubung 7 menit telat gegara cari parkiran jadilah nambah 15 jam lagi nunggu di Perth to catch the next flight 😄😄😄 jadilah ibu Linda Griffin yang sibuk kanan kiri bolak balik nganter ke Bandara… love you bu.

image

Anyway busway.. ternyata pengalaman itu membuatku harus kembali lagi ke Ozy, panggilan sayangku buat Australia.. tapi di lokasi yang berbeda. Visanya pun beda.. secara, tinggalnya pun bukan 2.5 hari lagi tapi 2 tahun dengan Student Visa (Sc573) hehehhehe.. belum lagi ternyata tempatku kuliah itu di Gold Coast, Queensland equal to trourist destination Indonesia keq Balinya Indonesia gitu dah…

image

Tinggal di Australia itu kalau orang kaya seh.. tanpa kerja juga gpp.. tapi kalo bangsa diriku yang berangkatnya nekat, kerja itu menjadi keharusan.. syukur bangettt, pemerintah Australia itu baik banget.. kita-kita yang mahasiswa boleh tuh apply visa kerja paruh waktu ketika sudah berada di Australia.

image

Sebenernya untung banget koq kalau mahasiswa apply limited work permit sebelum kerja. Mereka bisa mendapatkan gaji UMR perhour. Kalau masaku dulu seh dapatnya $14-$16/jam untuk hari Senin-Jumat trus Sabtu $20/jam, Minggu $25/jam dan hari libur nasional $40/jam. Daripada kerja non permit hanya dapat $8 – $12 saja per jam nya… lumayan banget kan bedanya… coba aja dikalikan 8 jam sehari x 4 minggu sebulan bruakakakak buanyakkkkk…. apalagi sekarang.. mungkin lebih tinggi yaaa karena kurs $ naik… psttt kerja paruh waktu itu sehari hanya 4 jam loh yaaaa. Jadi kerjanya mesti rajin donk biar dapat tambahan jam kerja meski non tax hehehe..

Hahahha n kini aku akan kembali lagi ke Australia dengan menggunakan Visitor Visa for Business Purpose (Sc600). Kunjunganku kali ini guna menghadiri undangan Indonesian Update dan Mining Workshop at Australian National University (ANU) 18-21 September 2015.

image

Ckckckckck.. intinya, ternyata ga perlu jadi pejabat lah tuk menikmati fasilitas ini.. hehehehehe…

Hmmm masuk Australia dengan Tourist Visa sudah, Student Visa sudah, Visitor for Business Purpose tinggal berangkat … hmmmm jadi pertanyaan dalam hati nehΒ  (also a little wish kalo didengerin para angel) apa next aku akan balik lagi ke Australia dengan Work Visa???? #ngarep.com Hahhahahaha atau.. jangan-jangan Spouse Visa for permanent resident yakkkk huakakkakakak

Yang pasti dan ingin aku sharing disini.. bahwa jalan-jalan ke luar negeri itu ga seribet yang sering kita bayangkan.. memang rada mahal kalau pakai duit sendiri.. tapi bukan berarti ga mungkin koq. Apalagi sekarang jaman dah canggih.. banyak maskapai penerbangan sering memberikan promo tiket murah.. trus coba aja gabung di tim backpacker Indonesia.. mereka punya banyak sekali agenda jalan-jalan murah.. asal aja ga minta tinggal di hotel mewah.. naik limousine.. hahaha.. kalo itu seh… silahkan merogoh kocek sendiri.

image

Tapi bagi yang suka travelling, jalan-jalan menikmati alam.. curious dengan kehidupan lokal di suatu daerah.. backpacker is the best choice hahaha koq jadi #ngiklan neh…

Nah… kalo yang pengen jalan-jalan gratis.. dapat dinner ala raja dan ratu.. menikmati pesona alam bahkan dikasih uang jajan gabung aja di Prudential Glory Vision Agency. Bisa kontak diriku HP/SMS/WA/Line di 081342036240 Pin BB by request dan skype Ayank_Upi… seppp kan yakkk???

Okeee.. gotta go now.. will let you up-date for my next week trip at Ozy…

Bubayyyyy

la_vie

Rasa Malas itu Kembali

Meski telah kubuat.. kucatat bahkan ku agendakan dalam alarm pengingatku tetap saja rasa malas itu terus menguntitku dari belakang. Padahal begitu banyak yang ingin kutuangkan dalam tulisan, tentang pelajaran-pelajaran kehidupan yang kutemui setiap waktu.

image

Rasa malas itu kerap menghadang jalanku, membutakan mataku, melumpuhkan jemariku dan aku menyaksikan waktu bergulir tanpa sedikitpun menungguku. Akh.. sungguh sangat menggangguku…

Meski aku tahu, keterampilan itu hanya bisa didapatkan sebagai buah dari latihan, namun kerap saja yang namanya malas itu selalu datang membayangi…akhhh sungguh terlalu…

Tapi disisi lain dari sebuah komitmen adalah keinginan untuk terus melakukannya meski terbayang-bayang oleh rasa malas… pinjem istilah temenku “saling bertahan siapa yang lebih kuat: aku atau rasa malasku” dan itu betul-betul terbukti, karena ketika rajin merajai hatiku maka aku bisa melakukan suatu aktivitas beyond expectations dan itu sangat mengasyikkan.

Jadi terfikir.. akhhhh andai saja rasa malas itu tak perlu diciptakan.. maka mungkin kita tidak akanΒ  pernah mensyukuri yang namanya keberhasilan karena rajin.. Sungguh Allah SWT adalah sang maha adil yang menciptakan semuanya berpasang-pasangan.. supaya kita senantiasa mensyukuri nikmatnya.

image

Hahhahaha.. bingung aku melanjutkan tulisan ini.. rasa malas itu kembali datang.. butuh beberapa saat untuk kembali melanjutkannya hingga tulisan ini berakhir. Dan untuk memotivasiku kali ini.. ucapan sohibku lah yang menghenyakkanku.. ‘demi eksis, seorang dokter bahkan memposting 1 kata per hari… cobalah untuk keep continue what you are commited yourself to do.

Hayoooo semangat…!!!!

image

Sumber foto: google images

la_vie