Pesona Tana Luwu 2019

Tetiba sebuah pesan whatsapp membuyarkan lamunanku. Ternyata aku menerima sebuh foto undangan yang dikirimkan Sekretaris Kerukunan Keluarga Tana Luwu (KKTL) di jakarta. Undangan untuk menghadiri Peringatan Festival Pesona Tana Luwu di Palopo.

Festival ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Luwu ke-751 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-73. Dimana pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran di empat kabupaten Kota se-Tana Luwu. Tahun 2019 ini dipusatkan di Palopo.

Jadilah Jumat sore saya meninggalkan Malili menuju Palopo dan berlanjut ke Belopa. Karena agenda pertama yang akan saya ikuti adalah Diskusi Publik Maccera Tasi’ dalam perspektif agama, budaya dan sains.

Diskusi ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Festival Keraton Nusantara XIII yang rencananya akan diadakan September 2019 di Tana Luwu. Pelaksana Dialog Publik ini adalah Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Tana Luwu bekerjasama dengan Pemdakab Luwu serta panitia Festival Keraton Nusantara XIII di aula Kantor Bappeda Pemda kabupaten Luwu (19/1/2019).

Usai Diskusi Publik kamipun bergeser ke Kota Palopo. Sebelum kembali beristirahat, tempat wisata baru kota Palopo yaitu Kambo pun menjadi tujuan kami. Walhasil, setelah melihat keindahan Kambo, berharap banyak investor lokal mau membuka tempat-tempat seindah Kambo di Tanah Luwu ini.

Minggu (20/1/2019) pagi dilaksanakan eksebisi sepakbola di stadion I La Galigo. Dari tim kesebelasan Luwu Timur dipimpin langsung Wakil Bupati Irwan Bachry Syam.

Usai Eksibisi Bola, rombongan bergeser ke Lapangan Pancasila untuk pembukaan Tana Luwu Expo (TLE). Beragam potensi daerah Tana Luwu dipamerkan di Lapangan Pancasila Palopo. Baik Pemdakab Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu dan seluruh instasi di Kota Palopo ikut meramaikan Tana Luwu Expo yang dibuka secara resmi oleh Walikota Palopo.

Rangkaian demi rangkaian acara Festival Pesona Tana Luwu pun disajikan baik pada siang hari maupun dalam pertunjukan budaya dan kesenian pada malam hari di Lapangan Pancasila.

Senin (21/1/2019) dilaksanakan Dzikir Bersama di Istana Datu Luwu.

Lalu pada Selasa (22/1/2019) dilaksanakan Gala Dinner di Istana Datu Luwu. Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Malam panjang ini pun semakin meriah ketika di penghujung acara, Norma Hande Patabi dari suku To Konde Tana Luwu mengundang Gubernur Sulawesi Selatan, Datu Luwu XL, Walikota Palopo dan seluruh undangan bersama-sama mengikuti langkah kaki dan lingkaran tarian dero yang disebut maddero.

Puncak acara digelar pada Rabu (23/1/2019) yang dimulai dengan pelepasan peserta Karnaval oleh Gubernur Sulawesi Selatan di depan Istana Datu Luwu. Iring-iringan peserta karnaval ini mengenakan pakaian daerah masing-masing dan diikuti oleh peserta dari Kota Palopo, Kab Luwu Timur, Kab Luwu Utara, Kab Luwu, Kab Toraja Utara dan Kab Kolaka Utara.

Setelah seluruh peserta karnaval dan undangan berkumpul di Stadion I La Galigo Palopo, upacara Peringatan Hari Jadi Luwu ke-751 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-73 dimulai dengan pengibaran Pataka, pembacaan sejarah dan sambutan-sambutan.

Alhamdulillah seluruh rangkaian acara Festival Pesona Tana Luwu sebagai peringatan Hari Jadi Luwu ke-751 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-73 terlaksana dengan sukses.

Semoga semangat Toddopuli Temmalara, TebbakkE TongengngE, Taro Ada Taro Gau hingga ikatan Masseddi Siri’ tertanam dan mengakar dalam diri dan kehidupan kita sebagai Refleksi 23 Januari 1946.

Advertisements

Festival I La Galigo 2018 (Part 3 – end)

Sesungguhnya perjalanan akhir tahun itu membutuhkan pertimbangan yang banyak buatku. Namun kehadiran Profesor Kathryn Robinson dari Australia National University (ANU) membuatku melupakan segala pertimbangan untuk bisa menghadiri Festival I La Galigo ke-3 di Watan Soppeng, Sulawesi Selatan.

Setelah bersepakat dengan sahabatku Mardiani juga Opu Odeng Harta andi Djelling untuk bertemu di Soppeng, maka kami memutuskan untuk registrasi online.

Aku mengenal Prof. Kathy, begitu kami memanggilnya, ketika aku baru kembali ke Indonesia tahun 2009. Saat itu beliau sedang berkunjung ke Sorowako dan Mardiani membawanya ke sanggar Measa Aroa. Jadilah kami bercerita panjang dan membuat saya tertarik mengenal Sorowako lewat hasil penelitiannya yang dibukukan tahun 1986 dengan judul Stepchildren of Progress yang bercerita tentang kisah Dampak kehadiran tambang nikel pada masyarakat Sorowako, tempatku dilahirkan.

Sejak itu, komunikasi kami terus berlanjut. Bahkan dalam beberapa kali kunjungan beliau ke Sorowako, saya berusaha bisa menemani bersama Mardiani. Kami pernah menempuh perjalanan menuju Mahalona melewati Petea, bahkan ke Routa Sulawesi Tenggara dengan menyeberangi danau Towuti.

Selain itu, saya juga pernah diundang sebagai salah satu pembicara dalam workshop tambang di Australia National University tempat Ibu Kathy mengajar tahun 2015 dengan mengangkat judul Issues of Mining Investment and Government Relation in Decentralised Indonesia (in case of Luwu Timur, Sulawesi Selatan).

Olehnya itu, kehadiran beliau dalam Seminar International La Galigo ini tentu menjadi penting untuk saya hadiri juga Mardiani. Karena begitu banyak informasi dan up-date issue yang kami diskusikan dalam setiap kunjungan beliau ke Indonesia.

Walhasil, meskipun jadwal yang sangat padat dari panitia untuk para pembicara, usai mengikuti seminar hari pertama, kami berhasil membawa Ibu Kathy berkeliling kota Soppeng. Tentu saja tak lupa kami berkunjung ke Taman Kota Kalong atau Kelelawar.

Setelah itu kami beristirahat di Triple 8 Riverside Resort yang ternyata juga menjadi tempat makan malam para pembicara dan panitia Seminar dari Universitas Hasanuddin atau Unhas.

Satu hal yang sangat saya sukai ketika melakukan perjalanan seperti ini adalah informal talk yang berisi muatan informasi dalam bentuk brainstorming. Sedikit lebih detail jika informasi itu kami dapatkan dalam kelas apalagi ruang seminar.

Meski hari berikutnya kami tidak sempat lagi bercerita panjang dengan ibu Kathy karena beliau lebih dahulu meninggalkan Soppeng menuju Makassar. Namun pertemuan kami saat menjemput dan mengantarnya ke bandara di Makassar cukup menambah referensi.

Mardiani dan aku memang masih menyelesaikan seminar hari kedua bersama kak Ida el Bahra. Selain itu kami menunggu kedatangan Opu Odeng Harta Andi Djelling. Meski singkat, namun padat aktivitas. Mulai dari kunjungan ke Taman Kalong, berfoto di depan Villa Yuliana dan menikmati hidangan khas Soppeng di Pusat Kuliner Festival La Galigo 2018.

Dan akhirnya kami meninggalkan kota Soppeng dengan segala kisah tentang Festival La Galigo International ke-3 yang unik dan tentu saja seru ๐Ÿ˜.

XXX

Festival I La Galigo 2018 (Part 2)

SEMINAR INTERNATIONAL I LA GALIGO III

Sebelum mengikuti seminar, peserta terlebih dahulu melakukan registrasi ulang. Setelah mendapatkan bagde tanda peserta, kami dipersilahkan masuk ke ruangan seminar.

Selang beberapa saat setelah semua peserta memenuhi ruangan, bertempat di Gedung Pertemuan Masyarakat, Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak membuka secara resmi Seminar Internasional III I La Galigo pada Selasa, 18 Desember 2018.

Seminar yang dilaksanakan dua hari (18-19 Desember 2018) berturut-turut difasilitasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin dengan menghadirkan pembicara nasional dan internasional dari 10 negara. Diantaranya, Belanda, Amerika, Australia, Malaysia, Indonesia, Canada, Jepang, German, Singapore, Inggris dan New Zealand.

Sebagai manuskrip terpanjang di dunia, Naskah atau Kitab La Galigo telah diakui sebagai kekayaan warisan dunia atau Memory of thr World yang ditetapkan oleh Unesco tahun 2016. Keberadaan La Galigo tidak hanya terdapat di Sulawesi selatan Indonesia saja, lembaran-lembarannya bahkan ditemukan di beberapa negara lain. Sehingga panitia mengangkat tema “La Galigo dalam bingkai peradaban dunia“.

Saat ini, naskah La Galigo baru 1/4 yang telah diterbitkan. Masih ada 3/4 yang menjadi peer untuk dituntaskan. Dalam catatan katalog Ilmuwan Belanda R.A Kern, naskah I La Galigo terdiri dari 113 naskah terpisah dengan total halaman mencapai 31.500. R.A Kern menyaring dan membuat ringkasan menjadi 1.356 halaman. Pada abad ke 19, seorang perempuan Bangsawan Bugis, I Colli Pujiโ€™e Arung Tanete, menuliskan kembali sepertiga dari keseluruhan pokok cerita I La Galigo setebal 2.851 halaman berukuran folio.

Yang unik dari seminar yang dilaksanakan adalah upaya panitia untuk tetap menjaga kehadiran peserta dengan memberikan pertunjukan tambahan di sela-sela sesi seminar seperti penampilan Tari Bissu, massure’ dan penampilan cerita rakyat Palu Sulawesi Tengah.

PERTUNJUKAN SENI DAN BUDAYA

Festival Budaya La Galigo di kabupaten Soppeng digelar selama 7 hari 7 malam. Selain Seminar Internasional, dilaksanakan pula Tudang Sipulung, Pengukuhan Umpungeng sebagai Med Poin/ Center Poin Indonesia, Penyajian
Sastra dan Tradisi Lisan, Massureq, Permainan Rakyat, Pentas lagu lagu rakyat, Kirab Budaya Berciri La Galigo dan Pameran Budaya diantaranya pameran Benda-Benda Pusaka.


Kirab Budaya yang dilaksanakan pada senin 17 Desember 2018 dimeriahkan oleh seluruh SKPD, Kecamatan se Kabupaten Soppeng, salah satunya Kecamatan Lillirilau yang akan menampilkan budaya adat bugis Mattoana Arajang, atau yang biasa disebut Mattola bala dimana didalamnya terdapat โ€œSokko Pitung Rupaโ€ sebagai salah satu persyaratan dalam melaksanakan adat tersebut.

Di lokasi pembukaan bahkan ditampilkan aneka kreasi rumah-rumah adat sebagai tempat kemah budaya. Dan pada malam hari di lapangan Gasis, halaman gedung pertemuan masyarakat, dilaksanakan malam seni dan budaya.

To be continued…

Festival I La Galigo 2018 (Part 1)

It was so hectic, just before leaving Jakarta with all those paperwork for the end of year. Lucky I have my besties Tety to help me completed all the task, reassuring all is arranged in order ๐Ÿ˜. And time to leave.

Arrived safe in Makassar, Monday Des 17th 2018. I took taxi to drop few things to Perwakilan Bintang Khatulistiwa. Than I waited for another taxi to Soppeng. I want to attend the international seminar of La Galigo. Another lucky for me, i knew Ware, who assisted me with all information about Soppeng.

She provided information about the transportation, the accomodation, the event venues as well as the cullinary which is very important to know before visiting a new place. Eventhough this is the third time I visit Soppeng but known someone there for all information is so much better.

Than Mr. Cambang arrived and I got a seat leaving for Soppeng. On the way, we suddenly have to stop due to the traffic. I thought it was a car accident, evidently its a fallen tree and closed the road.

Mr. Cambang is the hero. With several guys, he began sawing the fallen tree. He didn’t care it was raining. And the other guy also help him to pull and clean the cutting tree so we could pass. It took an hour to pass the closed road and thanks to Mr. Cambang.

We than continue the trip. I met an intereating pensioner sit next to me. He kept talking along the way. He was so proud about the event. He told me all he could about the venue, the beauty of Soppeng people, the history. Only onething he didn’t realise that I was so tired and sleepy but excited to listened too hehehhee.

I was the last passenger to droped off. We arrived ad ADA hotel. Nice, small, cozy hotel and I like my room. It was early arriving since Mardiani is still on her way from Sorowako to soppeng. So I tried my luck to called a friend and another lucky, she just left the hotel and willing to return, yeiy.

She is one of the best coreographer in makassar also a traditional contemporer dance lecture from Makassar National University. Ida El Bahra she called. And I didn’t have to missed the afternoon doing nothing. Because we end up attending the opening ceremony for the Festival together, alhamdulillah.

Another lucky, we met few friends in common, what a small world. We were giggling, meet and greet, off course enjoyed the show.

Together we returned to the hotel and Kak Ida finally agreed to stay with Mardiani and I with an extra bed in the room. After Mardiani arrived, we went to have dinner. It took ages to find a restaurant as it is not many in Soppeng, even a small restaurant.

To be continued ..

Berbagi dalam Ramadhan

Mendapatkan kesempatan untuk Buka Bersama merupakan berkah yang luar biasa. Sebagai anak kost, tentu hal ini sangat melegakan. Apalagi di saat-saat akhir bulan seperti ini bagi pegawai negeri sipil seperti diriku. Hehhehehehe..

Karena dalam riwayatnya, disebutkan bahwa:

ู…ูŽู†ู’ ููŽุทู‘ูŽุฑูŽ ุตูŽุงุฆูู…ู‹ุง ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูŽุฌู’ุฑูู‡ู ุบูŽูŠู’ุฑูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู„ุงูŽ ูŠูŽู†ู’ู‚ูุตู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฌู’ุฑู ุงู„ุตู‘ูŽุงุฆูู…ู ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง
โ€œBarang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.โ€ HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, dari Zaid bin Kholid Al Juhani.

Namun yang terpenting dari kegiatan Buka Bersama ini adalah menjaga silaturahmi. Sebelas bulan kita senantiasa disibukkan dengan berbagai aktivitas dan sungguh suatu kebaikan jika di bulan berkah ini kita bisa berkumpul dan berbagi.

image
Bukber di Mess Pemda Lutim, Jaksel

image
Bukber Ipmaja Lutim di Jakarta, Jaksel

image
Menu Sop Konro di Mess Lutim, Jaksel

image
Sahur Sehat di Mess Lutim, Jaksel

image
Bukber KKTL di Kediaman ibu Andi Ida Nurshanti, Jaksel

image
Bukber KKTL di Kediaman Bpk. Ramli Patiara, Jaktim

image
Bukber Mahasiswa(i) Langkanai Lutim di Jogyakarta

image
Bukber Bareng Tim Forex, Jogyakarta

Indahnya berbagi…. Semoga semua amalan menjadi berkah…

Mashaallah….

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃูŽุทู’ุนูู…ู’ ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุทู’ุนูŽู…ูŽู†ูู‰ ูˆูŽุฃูŽุณู’ู‚ู ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุณู’ู‚ูŽุงู†ูู‰
โ€œAllahumma athโ€™im man athโ€™amanii wa asqi man asqooniiโ€ [Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku].

Jika orang yang menyantap makanan mendoakan si pemberi makanan, maka sungguh itu adalah doโ€™a yang terkabulkan. Karena memang doโ€™a orang yang berbuka puasa adalah doโ€™a yang mustajab.

Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pernah bersabda,

ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉูŒ ู„ุงูŽ ุชูุฑูŽุฏู‘ู ุฏูŽุนู’ูˆูŽุชูู‡ูู…ู ุงู„ุฅูู…ูŽุงู…ู ุงู„ู’ุนูŽุงุฏูู„ู ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽุงุฆูู…ู ุญููŠู†ูŽ ูŠููู’ุทูุฑู ูˆูŽุฏูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽุธู’ู„ููˆู…ู
โ€œAda tiga orang yang doโ€™anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Doโ€™a orang yang terdzolimi.โ€

Semoga segala amalan menjadi manfaat dan sebenar-benarnya penolong..ย  ..

Amin.. aminn.. aminnnnnn ya rabbal alaminnnnn…

#notengabuburit #jogyangangenin

la_vie

Yuk, Beli Asuransi Unit link

Ngapain beli asuransi unit link? Harganya mahal, investasinya tidak maksimal seperti halnya kalau kita berinvestasi di saham dan reksadana yang untungnya jauh lebih banyak.

Memang banyak sekali yang tidak menyarankan kita untuk membeli asuransi unit link. Apalagi beberapa buku dan tulisan para pakar Financial Planner atau Perencana Keuangan Indonesia yang menyarankan untuk tidak membeli asuransi Unit Link. Alasannya mudah, yakni kita harus memaksimalkan pemanfaatan dana yang kita miliki.

Menurutku, setelah mengikuti Pelatihan Gelar Profesi Registered Financial Planner (RFP) atau Perencana Keuangan Terdaftar kerjasama Universitas Indonesia dan Prudential di Jakarta, pendapat itu adalah benar. UNIT link itu adalah gabungan antara asuransi dan investasi. Jika Anda memiliki waktu yang lebih banyak untuk mengikuti perkembangan investasi Anda dan menginginkan pengembalian hasil investasi yang lebih besar, tentu Unit Link bukan jawabannya.

image

Namun jika Anda awam terhadap pengelolaan investasi dan tidak memiliki waktu yang lebih untuk mengikuti perkembangan investasi Anda, Unit Link lah jawabannya. Karena Anda bisa ikut menginvestasikan uang Anda yang relatif lebih kecil untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan besar dari resiko hidup yang Anda, Kita semua miliki.

Unit Link merupakan alternatif investasi bagi mereka yang mau simple tanpa harus repot mengatur portfolio investasi dan proteksi. Anda cukup berhubungan dengan 1 perusahaan saja, dimana jiwa dan kesehatan Anda dapat terproteksi namun dana yang Anda miliki dapat digunakan di masa yang akan datang.

Tidak ada yang pasti dalam dunia investasi, tidak ada satu ahlipun yang bisa memprediksi apakah besok harga pasar naik atau turun, sehingga modal yang cukup besar untuk Anda investasikan sendiri secara langsung juga tidak terjamin untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Lihat saja contoh Ferdi Hasan, presenter terkenal yang kehilangan 12 Milyar karena investasi langsung. (Baca: Cerita Investasi Ferdi Hasan Hingga Rugi 12 M) Dalam dunia investasi, resiko itu pasti ada, namun sebagai pemilik modal, ketika kita memutuskan untuk berinvestasi, tentunya kita berharap untung, atau paling tidak, yah kembali modal lah.. yang penting tidak rugi, BETUL??

Kalau saat ini, dalam pengaturan keuangan Anda dan hanya sanggup menyisihkan 1juta per bulan maka apakah ketika Anda masukkan ke Reksadana secara langsung akan mendapatkan keuntungan yang signifikan seperti yang ditawarkan? Tentu akan berbeda jika Anda memiliki dana lebih, misalnya 10juta atau 100juta dan Anda langsung investasikan ke Reksadana. Hasilnya akan lebih terasa.

Nah, bagaimana jika dana 1juta itu Anda parkirkan di Unit Link. Keuntungan apa yang Anda dapatkan? 1. Proteksi jiwa yang akan diterima oleh keluarga Anda saat Anda Meninggal Dunia sebagai perlindungan keuangan keluarga ketika Anda sudah tidak bersama mereka lagi.
2. Manfaat kecelakaan, apakah itu kecelakaan yang memgakibatkan cacat sementara, cacat permanen atau cacat total hingga mengakibatkan kematian.
3. Manfaat kesehatan, jika Anda harus masuk rumah sakit, menderita suatu penyakit kritis yang memerlukan biaya pengobatan yang cukup tinggi seperti jantung, kanker, stroke. Penyakit-penyakit ini tidak peduli apakah anda muda atau sudah tua, Anda miskin atau kaya, sepanjanga Anda tidak memelihara diri Anda, maka kemungkinan teridap penyakiy ini menjadi lebih besar.
4. Manfaat tabungan dimana dana yang Anda tabungkan selama kurun waktu tertentu (minimal 10 tahun) dapat Anda ambil dalam bentuk tunai setelah kontrak Anda berakhir ditambah dengan nilai investasi dari dana yang Ada.

Apakah karena Anda kaya dan memiliki dana hingga 7 turunan sehungga Anda tidak butuh Asuransi? Kalau dengan Unit Link dan kekayaan Anda bisa dua kali lipat hingga 14 turunan, apakah tidak menguntungkan?

Atau, Anda memiliki bisnis yang luar biasa bahkan bisa diwariskan kepada Anak Anda. Bagaimana Anda akan memutuskan siapa dari ke-3 anak yang akan meneruskan roda perusahaan Anda ketika Anda meninggal? Misalnya Anak pertama punya kemampuan bisnis dan mengikuti Anda, Anak kedua Anda tidak berminat dengan bisnis Anda dan lebih tertarik pada bisnis lain. Dan yang ketiga ternyata bermasalah dan suka menghambur-hamburkan uang. Tiap anak kan tidak sama. Dan bagaimana dengan sang istri? Dalam hal ini unit link bisa membantu Anda, apakah itu tidak menyenangkan?

Atau misalkan, Anda adalah pebisnis hebat dan telah membangun bisnis keluarga Anda namun memiliki hutang pengembangan modal bisnis, apakah tidak akan menjadi masalah buat keuangan keluarga Anda untuk menyelesaikan hutang2 itu nantinya? Kalau unit link bisa membantu Anda memberikan solusi dari masalah ini, apakah itu tidak akan membantu keluarga Anda?

Bagaimana dengan Anda yang hanya seorang karyawan di sebuah perusahaan yang saat ini mendapatkan fasilitas kesehatan dari perusahaan. Apakah ketika Anda terkena penyakit kritis, perusahaan akan tetap mempertahankan status pekerjaan Anda sementara biaya penyakit kritis itu mahal? Atau yakinkah Anda akan bekerja selamanya di perusahaan tersebut? Seberapa lama?

Bagaimana jika Anda seorang manajer di perusahaan tempat Anda bekerja? Berapa lama kah lagi waktu Anda sebelum pensiun? Apakah Anda tetap ingin bekerja setelah Anda pensiun ataukah Anda ingin menggantingkan hidup pada anak-anak Anda setelah Anda pensiun? Bagaimana dengan keluara kecil mereka? Apakah Anda senang menjadi beban untuk anak atau saudara Anda nantinya? Ataukah Anda ingin hidup nyaman setelah pensiun dengan dana yang telah Anda persiapkan untuk masa pensiun Anda dan unit link akan membantu Amda mempersiapkannya. Apakah hal itu tidak cukup?

Untuk menjawab semua ini Anda boleh membelinya di unit link dan boleh memisahkan proteksi dan investasi. Unit link itu Ibarat masuk ke Rumah Makan padang. Anda akan diperhadapkan pada beragam pilihan menu yang berbeda. Menunya bukan yang sudah tercampur seperti masuk ke penjual bakso atau tukang soto ayam. Tapi Anda harus menentukan lauk apa yang Anda inginkan.

image

Jika Anda memiliki dana 10 ribu dan ingin makan ayam bakar, maka Anda hanya akan mendapatkan 1 jenis lauk. Berbeda dengan teman Anda yang juga punya dana 10 ribu tapi menginginkan 2 lauk sehingga bisa memilih makan dengan telur dan perkedel kentang.ย  Tentu, akan berbeda dengan Anda yang masuk dengan dana 50 ribu atau 100rb, Anda boleh beli lauk sesukanya dengan paket wajib nasi putih, teh tawar, dan kuah sayur.

Nah, unit link itu adalah wadah dimana Anda ditawarkan untuk memilih sendiri produk yang cocok dengan kondisi keuangan Anda pada saat membelinya dalam 1 wadah. Anda cukup masuk ke Warung Padang untuk memilih makanan yang Anda makan, tidak perlu membeli rendang, ikan bakar, paru goreng dan semur tahu di 4 toko yang berbeda. Dan tergantung kondisi keuangan Anda untuk pilihan makanan Anda.

Sementara yang bukan unit link bisa diibaratkan seperti makan di restaurant dimana sudah tersaji menu makanan lengkap. Jika ingin makan soto ayam, tidak lagi memesan kuah, ayam suir, bihun, daun kol.. karena sudah tersaji dalam 1 mangkuk soto lengkap.

image

Atau Anda ke rumah makan seafood, jangan cari ayam goreng disana, karena semua hidangan adalah seafood saja.

Semua wadah itu memiliki kelebihan dan kekurangan, seperti halnya unit link dimana karena dengan satu premi, nasabah memperoleh 2 keuntungan yakni proteksi dan investasi, maka menjadi pilihan nasabah untuk lebih menekankan pada proteksi saja atau investasinya saja atau keduanya dalam nilai yang sama. Tentu beda nilainya jika dengan premi yang sama, nasabah beli asuransi jiwa saja, atau asuransi kesehatan saja ataukah diinvestasikan saja. Tentu nilainya menjadi berbeda.

Sehingga, bagi Anda yang memiliki dana terbatas, namun ingin memiliki proteksi jiwa, kecelakaan dan kesehatan disamping dana tabungan untuk perlindungan keluarga Anda, meskipun Anda dalam kondisi sakit kritis atau sudah tidak bersama keluarga Anda lagi, Unit Link adalah jawabannya. Pun bagi Anda yang kaya dan ingin memproteksi kekayaan Anda, bahkan memaksimalkan manfaat aset-aset Anda, unit link lah jawabannya.

Dan jika Anda tidak ingin membeli unit link karena lebih berfikir negatif terhadap keuntungan komisi agen yang besar, agen yang selalu jalan-jalan keluar negeri atau biaya administrasi yang tinggi atau lainnya, kenapa tidak mengenal unit link lebih jauh? Sudah tidak jamannya lagi kita menilai sesuatu itu tanpa kenal terlebih dahulu. Bagaimana mau kenal dan merasa cocok kalau hanya dengar dari orang lain.

image

Bagi Anda yang di Jakarta dan ingin tahu lebih jauh tentang unit link, sempatkanlah waktu untuk datang dan mendengarkan pengenalan tentang Unit Link Prudential, Glory Vision Agency setiap hari Sabtu jam 09.00 – 12.00 di Indofood Tower, Sudirman dengan menghubungi Sulvi Suardi Hp. 081342036240 (sms nama_mau hadir tgl berapa dan berapa orang). Kelas New Business Opportunity (NBO) ini adalah kelas khusus yang memberikan pengenalan tentang program Unit Link, Prudential serta testimony orang-orang yang berhasil di Prudential. Untuk yang diluar jakarta silahkan beri komentar Anda disini atau email pertanyaan Anda ke sulvi.suardi@gmail.com.

Semoga bermanfaat

#Renunganvie

Kupilih Dengan Hati

Kembali ke Makassar mengantarkan Alifia, aku lanjut ke Sorowako, kota kelahiranku. Tentu saja niatku untuk menggunakan hak suaraku dalam arena Pemilihan Umum Legislatif tahun 2014 ini.

image

Tanda selesai memilih

Berbincang bersama keluarga dan para sahabat, membuka mata dan hatiku bahwa pertarungan kali ini tentunya sangat luar biasa, karena beberapa tokoh muda telah berani mengambil langkah dan maju bertarung.

Sebut saja Andi Fauziah Pujiwatie Hatta yang dikenal dengan panggilan Ichi. Dokter gigi, putri daerah kabupaten Luwu Timur propinsi Sulawesi selatan ini juga maju bertarung menjadi wakil daerah legislatif untuk DPR RI sebagai wakil Golkar dari Daerah Pemilihan Sulsel III.

image

Publikasi Andi Ichi

Tentu saja, sebagai wakil perempuan dari daerah, Ichi akan mengemban amanah yang besar. Namun saya yakin, dengan kehadiran tokoh-tokoh muda seperti Ichi ini, akan turut memberikan nuansa perubahan pada konteks budaya wakil-wakil rakyat yang semakin tergerogoti oleh kasus2 yang tidak menyenangkan belakangan ini.

Untuk itu, saya memilihnya dengan hati. Karena saya yakin, seoramg Ichi akan terus mengaplikasikan konsep2 yang dimilikinya selama ini, sebagai tokoh muda, putri daerah dan keilmuannya di bidang kesehatan mewakili seluruh perempuan di Indonesia dan dapilnya secara khusus yang tidak terbatas pada retorika semata.

image

Memilih dengan Hati

Untuk itu, dengan semangat, saya pun menghadiri panggilan saya ke Tempat Pemungutan Suara pada 9 April lalu. Namun saat itu, sempat terbersit kesedihan yang mendalam tentang kondisi yang saya temukan, dimana masih banyak para pemilih yang bukan tidak tau kepada siapa harapan dan mimpinya akan dia titipkan, namun bagaimanakah cara dia memilih tokoh panutannya diantara sekian nama yang tercantum di kertas pemilih. Hanya nama, tak ada foto, kecuali pada lembar pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Sejenak saya berkhayal, kiranya suatu saat nanti, metode pemilihan ini akan menggunakan teknologi yang canggih dimana pemilihan dilaksanakan menggunakan sistem komputerisasi. Sehingga, kecepatan, ketepatan dan keakuratan data baik pemilih dan yang dipilih dapat dilakukan dengan lebih baik dan cepat.

Laiknya pada sebuah ruangan dibentangkan sebuah layar lebar berisikan foto dan nama daftar calon legislatif, lalu, terdapat 30 kursi pemilih dengan tombol yang siap dipencet ketika mereka siap untuk memilih dan seorang pemandu yang siap dengan script di tangan dan mengumumkan pemilihan yang dilakukan.
image

Masih menunggu, setelah berpanas-panas di luar ruangan

Tentu saja, data ini ter-link dengan satu motherdata yang secara cepat mengkalkulasi dan menempatkan pilihan-pilihan ini pada masing-masing post data.

Sehingga, pengaturan jadwal pemilihan di tiap2 TPS dapat diatur dengan seksama dan para pemilih tidak perlu hadir bersamaan dan menunggu giliran nama mereka dipanggil dibawah terik matahari.

Memang tidak ngoyo bahwa mimpi ini berkonsequensi pada budget, konsep, perencanaan yang komprehensif serta memerlukan daya kreatifitas yang luar biasa dalam proses penciptaannya, namun apa yang tidak mungkin dalam dunia tekhnologi dewasa ini??
image

image

(atas) usai memilih, memasukkan surat suara ke dalam kotak suara

(bawah) suasana perhitungan suara di TPS

Meskipun demikian, saya tetap menggunakan hak pilih saya dan memilih mereka dengan hati. Toh pun sebelum saya menggunakannya, ada kesempatan yang saya gunakan untuk berbincang dan menggunggulkan pilihan-pilihan saya dengan justifikasinya kepada orang-orang bertanya bagaimana mereka seharusnya memilih?

Andai kemenakan saya, Bintang Affan Syandrie yang berusia 2 tahun itu sudah lancar berbicara, tentu diapun akan mengatakan, Aunty, Bintang juga akan memilih dengan hati, karena disana ada harapan untuk lebih baik.”…

image

 

Jangan GOLPUT yah, Ayo gunakan hak suaramu..

image

 

Kita kan pemilih Pemula…

image

ย Aunty, ada bulan dan bintang disini…

* * The End * *