TERBAIK

Day 13 – TERBAIK

Teringat sebuah nasihat bijak, “saat memberi, berilah yang terbaik dan paling kau sukai” setidaknya, meringankan hati ini saat melepaskannya. Dari semua buku yang kumiliki, buku-buku ini termasuk yang sulit didapatkan. Bahkan harganya cukup besar untuk kalangan sepertiku apalagi mahasiswa.

Dulu saya memburu buku ini paska diskusi dengan kanda Mubarika Damayanti dan ayahnya Prof. Mukhlis Paeni dalam sebuah kunjungan ke kediaman mereka. Sebuah transkripsi dan terjemahan dari naskah I La Galigo yang dikerjakan oleh Yayasan La Galigo. Kemudian saya mendengar langsung ko-editor buku ini Prof. Nurhayati Rahman saat menceritakan bagaimana perjuangan untuk bisa menjadikan buku ini setiap jilidnya, bahkan edisi buku ini belum selesai dan masih berjuang untuk mencari donatur guna menterjemahkan jilid-jilid selanjutnya. Sungguh sebuah perjuangan yang luar biasa.

Untuk itu, saat kami diminta mendonasikan buku dalam gerakan Sejuta Buku Luwu Timur, 3 Januari 2022, saya pun memilih menyerahkan 1 set buku sejarah ini demi sebuah niat semoga menjadi ladang ibadah saat buku-buku ini dibaca orang lain dan menambah pengetahuan pembacanya. Saya juga berharap, setelah membaca buku-buku ini ada pihak-pihak yang tergerak hatinya untuk melanjutkan perjuangan menterjemahkan jilid-jilid selanjutnya, inshaallah, aaminn yra.
.
.
.

@cahyadi_takariawan

#belajarmenulis
#kmobasicbatch49
#ceritavie
#viestory
#vienulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s