SI BIRU BAGI PENCINTA TEH

Saat adikku Adhy menanam bunga rambat ini, aku bahkan tidak tahu namanya. Dia hanya menyampaikan bahwa tanaman ini bisa menjadi pagar hidup dengan bunga yang cantik. Aku pun setuju dan membiarkan tanaman ini tumbuh subur sebagai pagar hidup.

Beberapa waktu lalu aku menerima sebuah pesan yang menawarkan teh biru. Sebagai pencinta teh seperti diriku, yang sudah mencoba beragam teh, umumnya menemukan teh itu berwarna cokelat, hijau, hitam, dan merah. Setelah kuperhatikan beberapa saat, baru aku sadari bahwa bunga tehnya persis sama dengan bunga di halaman rumahku. Bunga cantik berwarna biru keunguan ini rupanya disebut kembang telang atau blue pea vine / butterfly pea / pigeon wings.

Langsung saja aku bertanya pada mbah Google, rupanya bunga yang memiliki banyak khasiat yang luar biasa. Utamanya untuk otak seperti hasil studi jurnal Pharmacology Biochemistry and Behavior yang menjelaskan bahwa senyawa dalam bunga telang berpotensi meningkatkan fungsi otak serta meredakan aktivitas otak yang sangat aku butuhkan saat ini. (Sumber : https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/resep-sehat/resep-minuman-bunga-telang)

Akhirnya aku pun memetiknya. Bahkan sampai melibatkan beberapa ibu-ibu tetangga. Tentu saja ditambah beberapa rincian rumpi sehingga tidak terasa bunga-bunga ini telah terlepas dari tangkainya dan berpindah ke bakulku. Bunganya cantik. Berwarna biru keunguan dan sangat mudah berkembang ini disebut juga clitoria ternatea.

Untuk membuat teh, maka kembang telang ini dijemur sampai kering. Sebenarnya bisa saja dibuat teh dalam kondisi baru petik, tapi untuk membuatnya tahan lebih lama, maka baiknya dikeringkan. Akupun menyiapkan wadah untuk mengeringkannya, dan aku menggunakan bambu yang dibentangkan lalu menggunakan jaring sebagai alasnya.

Penjemurannya sendiri butuh 2 hari dibawah terik matahari sehingga kembang telang ini betul-betul kering dan siap untuk disimpan atau diseduh menjadi teh. Ketika disentuh juga seperti krispi dan wangi.

Begitu kering, maka kembang telang ini siap dibuat teh. Teh berwarna biru yang menurut Journal of Ethnopharmacology dilansir oleh teahow.com telah digunakan selama berabad-abad sebagai penambah daya ingat, nootropik, antistres, anxiolytic, antidepresan, antikonvulsan dan obat penenang.

(Sumber: https://www.google.com/amp/s/www.suara.com/health/2020/03/06/103421/manfaat-kesehatan-teh-telang-atau-teh-biru-termasuk-atasi-diabetes)

Sedikit penasaran, maka saya menambahkan air perasan jeruk nipis pada teh berwarna biru ini. Walhasil warna teh biru berubah menjadi ungu. Wow.. luar biasa manfaat teh ini sebagaimana juga dijelaskan dalam jurnal Ancient Science of Life, bahwa konsumsi bunga telang bisa mengatasi gangguan kecemasan (anxiety disorder) Bahkan, dalam satu sesi yoga saja,

(Sumber: https://www.sehatq.com/artikel/7-manfaat-bunga-telang-si-cantik-yang-menyehatkan/amp)

Setelah diskusi dengan teman-teman, akhirnya saya ber-eksperimen lagi dengan menambahkan lebih banyak jeruk maka warna tehnya berubah menjadi pink.

Mashaallah.. rupanya sebagai pencinta teh, saya masih harus banyak belajar dan mengeksplorasi ciptaan Allah SWT, sungguh kami tiada daya dan upaya melainkan petunjukNya. Dan untuk wanita, kembang telang ini juga saat bermanfaat pada organ-organ kewanitaan.

(Sumber: https://www.google.com/amp/s/www.harapanrakyat.com/2020/02/manfaat-bunga-telang/amp)

Sebagaimana aku yang mengambil manfaat dari setiap langkah yang kuambil, semoga kalian yang membaca tulisan ini juga mendapatkan manfaat dari tulisan ini. 🙏

Malili 03062020