Bertindak dengan Keimanan

Hari ini dari Kendal sampe ke Pekalongan semua terompet yg dijual di alfa mart disita polisi sebab ternyata bahan yang dipake membuat terompet berasal dari Mushaf Quraan keluaran Departemen Agama cetakan 2013 yg sangat jelas tulisan ayatnya, terompet tersebut diproduksi di wonogiri mohon teman-teman dimanapun berada pro aktif melapor ke polisi jika ditemukan hal yg sama. Bisa dilihat-lihat di indo mart dan alfa mart,  hal tersebut tidak mungkin tidak sengaja sebab jumlah produksinya mencapai jutaaan terompet yg dipasarkan lewat mini market tersebut.

Setelah sandal dilabeli Islam kini sampul Al Qur’an buat trompet . …
image

http://news.detik.com/read/2015/12/28/155332/3105622/10/terompet-berbahan-sampul-alquran-dijual-di-minimarket-polisi-turun-tangan

Kenapa harus lapor ? Kenapa kita harus ribut ?

Memangnya ada yang bisa nginjak Al Quran dan menginjak Allah ?

Lalu apa bedanya tulisan berita bahasa Arab, surat cinta bahasa Arab, text book bahasa Arab dan tulisan Al Mushshaf ?

Manusia banyak membuat simbol-simbol baik dalam bentuk tulisan, tugu, bendera, logo dan patung, dan kemudian simbol-simbol itu dithoghutkan, disucikan.

Contohnya ada hiasan lafaz alif lam lam ha terbuat dari kaca dipecahkan oleh seorang anak. Orang tuanya marah dan menarik rambut anak tersebut sampai ada tercabut atau terluka. Siapa yang berdosa anaknya atau orang tuanya ? Mengapa ?

Bapak yg marah krn simbol Al quran di rusak, tetapi namun dgn sengaja merusak ciptaan Allah (rambut anakx).

Pertanyaan lebih lanjut bagaimana kalau simbol tsb berujud kaligrafi atau logo, atau dalam tulisan bukan Arab ?

وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِى الْـكِتٰبِ اَنْ اِذَا سَمِعْتُمْ اٰيٰتِ اللّٰهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَاُبِهَا فَلَا تَقْعُدُوْا مَعَهُمْ حَتّٰى يَخُوْضُوْا فِيْ حَدِيْثٍ غَيْرِهٖۤ     ۖ   ۖ   اِنَّكُمْ اِذًا مِّثْلُهُمْ  ؕ  اِنَّ اللّٰهَ جَامِعُالْمُنٰفِقِيْنَ وَالْكٰفِرِيْنَ فِيْ جَهَـنَّمَ جَمِيْعَاۨ      ۙ
Dan sungguh, Allah telah menurunkan (ketentuan) bagimu di dalam Kitab (Al-Qur’an) bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir) maka janganlah kamu duduk bersama mereka sebelum mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena (kalau tetap duduk dengan mereka), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sungguh, Allah akan mengumpulkan semua orang munafik dan orang kafir di Neraka Jahanam,
[QS. An-Nisa’: Ayat 140]

وَاِذَا رَاَيْتَ الَّذِيْنَ يَخُوْضُوْنَ فِيْۤ اٰيٰتِنَا فَاَعْرِضْ عَنْهُمْ حَتّٰى يَخُوْضُوْا فِيْ حَدِيْثٍ غَيْرِهٖ    ؕ  وَاِمَّا يُنْسِيَنَّكَ الشَّيْطٰنُ فَلَا تَقْعُدْ بَعْدَ الذِّكْرٰى مَعَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
Apabila engkau (Muhammad) melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka hingga mereka beralih ke pembicaraan lain. Dan jika setan benar-benar menjadikan engkau lupa (akan larangan ini), setelah ingat kembali janganlah engkau duduk bersama orang-orang yang zalim.
[QS. Al-An’am: Ayat 68]

Kita harus bisa berbicara dengan keimanan bukan dengan perasaan dan persangkaan.

Mengutip diskusi DIIAN hari ini… mari mengambil pembelajaran daripadanya….Sesungguhnya Allah Maha Tahu atas segalanya.

#introspeksidiri #myfreedomspace

la_vie

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s