Kehadiranmu….

Beragam pikiran berkecamuk dalam benakku saat mengetahui tentang kebenaran dirimu. Sungguh suatu shock therapy buatku. Satu persatu bayangan masa lalu mulai kembali bermain di pelupuk mataku, mengindahkan semua rasa duka, amarah, benci, kesedihan yang pernah merajai hatiku.

image

Namun kau tertawa, menertawai kebodohanku. Menertawai ketidakberdayaanku. Ego yang selama ini kupendam jauh di lubuk hatiku terdalam. Kau mempermainkan aku dalam ketidaktahuanku, keterbatasanku.

Meskipun pada akhirnya aku harus menerima kenyataan bahwa aku harus berterima kasih padamu. Berterima kasih atas kepercayaanmu, atas penerimaanmu, atas segala kebaikanmu padaku. 

Namun demikian rasa malu yang membuncah dalam hatiku tak mampu menepikan rasa yang menjadi perisaiku. Kau berhasil mengurai satu persatu ketakutan yang selama ini menyelimutiku. Ketakutan yang tak pernah memberiku kesempatan untuk melihat segalanya dengan obyektif.

image

Aku dengan inginku, dengan egoku, ternyata telah menjadikanku beku dalam diamku. Kebisuan yang memenjarakanku ternyata hanya ilusi yang kubangun sendiri. Sehingga menjadikanku un-aware bahwa masih banyak orang-orang yang peduli dan mau mendengarkan kisahku tanpa menyalahkan sebagaimana asumsiku.

Bersyukurlah aku bertemu denganmu. Sahabat baru yang menceriakan hariku. Mudah-mudahan pertemanan ini akan selamanya.. saling Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi*.. karena setiap kita memiliki kekurangan dan kesalahan yang sekaligus juga kelebihan masing-masing.


* Sipakatau, Sipakainge dan Sipakaalebbi merupakan falsafah Bugis, Sulawesi Selatan yang memiliki arti:
SIPAKATAU ( saling memanusiakan ) Menghormati harkat dan martabat kemanusiaan sebagai mahluk ciptaan Allah SWT. Semua mahluk disisi Allah adalah sama, yang membedakan adalah iman dan ketaqwaannya.
SIPAKAINGE ( saling mengingatkan / demokrasi ) Yaitu menghargai nasehat dan kritikan positif dari siapapun, yang mengakui bahwa manusia adalah tempatnya kekurangan dan kehilafan.
SIPAKALEBBI ( saling memuliakan / menghargai ) Saling menghormati antara yang mudaterhadap yang tua, dan sebaliknya.

Maafkan aku yang senantiasa tertawa menerima nasehat2mu.. bukan maksudku menertawaimu.. tapi lebih kepada menertawai kebodohanku dan sikapku selama ini. Tamparan atas kesombonganku, keangkuhanku yang ternyata juga merupakan kelemahan dan ketidakberdayaanku. Berharap terbuka jalan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahanku selama ini. Terlalu mengedepankan emosi daripada hasrat untuk berdamai.

image

Hahahahaha.. ternyata aku belum apa-apa.. masih harus belajar banyak tentang hidup ini.. Kehadiranmu begitu berharga. Memberikanku ruang untuk mengeksplorasi inginku, menjelajah harapku dan me-reframe inginku. Kehadiranmu telah membuka jalan aku menerima takdirku, menerima jalan yang diberikan padaku, yang selama ini aku ini berusaha keluar dari lingkarannya.

Meskipun aku belum yakin dengan keputusanku sebagaimana harapmu, tapi yakinlah, aku akan berusaha semampuku. Dengan segala rumusan hidup yang engkau sharing denganku, besar harapanku untuk sebuah perubahan kehidupan yang luar biasa dengan si pemilik hatiku. Bersama hadirmu, aku bisa melihat segalanya broader dan menuntunku untuk menata kisah yang lebih baik dengan kekasih hatiku meski hatus memulainya dari awal…

image

Untuk itu aku sangat berterima kasih padamu.

#MyFreedomSpace

sumber foto: Google Image

la_vie

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s