2 Jam Panjang

Luar biasa kemacetan di arah Cikoko melalui terowongan Cawang menuju Stasiun kereta Cawang. Setiap hari pada pagi  dan sore hari disaat para pelajar dan pekerja berangkat dan kembali dari tempat aktifitas masing-masing.

image

Hari ini, saya pun mengalami 2 jam panjang ini. Menghindari macetnya tol akibat pengalihan jalan karena beberapa lokasi yang terendam banjir, saya memutuskan untuk kembali ke rumah di tebet melalui jalan cikoko ke arah terowongan cawang.

Namun apa mau dikata, kendaraan tidak bisa bergerak dengan ratusan motor yang memadati sisi kiri dan kanan mobil. Bahkan jalur yang seharusnya hanya untuk sepasang mobil dan motor pada satu lajur, akhirnya diisi sebuah mobil dan dua motor yang bersisian.

Bahkan pada kejadian hari ini, tampak seorang laki-laki menyuruh wanita yang diboncengnya, yang bisa jadi adalah istrinya, berjalan kaki menunggu di ujung jalan karena suhu yang cukup panas di tengah-tengah terowongan. Apalagi wanita itu sedang menggendong seorang bayi yang menangis, mungkin karena kegerahan.

Suatu pemandangan yang ironis.. dikala semua orang tampak tergesa-gesa sehingga tidak lagi memikirkan keselamatan diri dan pengendara lain. Semua sibuk dengan kepentingannya sendiri hingga akhirnya membunyikan klakson kendaraan  bertubi-tubi. Sedangkan di sisi lain, tampak kendaraan-kendaraan yang tidak saling memberikan kesempatan untuk bergerak.

image

Belum lagi motor-motor yang mengambil jalur sebelah, sehingga kendaraan dari arah berlawanan tersendat sehingga menyebabkan kemacetan luar biasa.

Sore tadi tidak ada polisi. Biasanya ketika polisi sedang bertugas, keteraturan akan nampak karena setiap pengguna jalan tampak berhati-hati. Tapi itu bukanlah kesadaran diri akan keselamatan, tetapi takut mendapatkan sanksi.

Nah, mengapa tidak terfikirkan, jika dengan berhati-hati dan memberikan kesempatan pengendara lain mendahului jika memang demikian, dapat menjaga keselamatan diri sendiri dan mereka. Artinya tidak perlu khawatir akan berdesakan atau bersentuhan kendaraan.

Dan mungkin saya tidak perlu menempuh 2 jam perjalanaan untuk menyisir pinggir rel kereta api di sepanjang jalan Cikoko menuju Tebet melalui terowongan Cawang.

#RenunganVie

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s