Perutku Kini Mengecil

Kisah ini dimulai ketika aku menggunakan pilihan go-massage pada applikasi go-jek di handphoneku pada Rabu 21/9 lalu. Ketika si-mba tukang pijatnya datang, aku minta tolong agar dia memijat perutku. Flu membuat badanku terasa tidak nyaman dan perutku pun terasa begah.

Si mba-nya juga anteng-anteng saja, karena sudah sering membantu perempuan yang turun kandungan, katanya. Namun ketika mulai memegang perutku, si ibu langsung berhenti dan memberikan saran agar aku memeriksakan perutku ke dokter. “Ke dokter kandungan atau ke bidan ya bu, bukan dokter umum pesannya” seraya mengepak perlengkapannya.

Agak sedikit bingung, tapi penjelasannya membuatku memaklumi keputusannya untuk tidak melanjutkan memijat perutku. Perutku terlalu kencang untuk kondisi perempuan yang turun kandungan, jelasnya.

Memang aku tidak langsung bertemu dokter seperti pesannya. Flu memacu rasa malasku untuk meninggalkan tempat tidur kecuali sangat terpaksa. Hingga dua hari setelah itu, barulah aku merasa sedikit lebih baik dan mengayunkan langkah ke rumah sakit Kemang Medical Centre yang tidak jauh dari kost-an ku.

Ada rasa enggan ketika harus berhubungan dengan dokter kandungan, terutama karena statusku. Apalagi perutku yang buncit membuat orang apalagi suster tentu berfikir bahwa aku tengah hamil. Tapi beberapa kali aku juga memanfaatkan asumsi orang-orang di sekitarku, terutama saat berada di kendaraan umum hehehhee, supaya mendapatkan tempat duduk seperti di kereta dan busway tentunya ๐Ÿ˜‚.

Meskipun terlambat, akhirnya dokternya pun tiba. Melewati sedikit proses wawancara, akhirnya dr. Lilia Mufida, SpOG menyarankan untuk USG. Walhasil, baru saja dokter menyentuhkan alat USG ke perutku, dokter langsung menyatakan ada kista yang sangat besar di perutku. “Mba, bener ga ada keluhan selama ini? Kistanya dah gede banget. Kita ukur ya… 16.9 x 10.77 x 13.50 cm.

Astaghfirullah… aku langsung membayangkan penggaris panjang untuk mengukur besaran kista di perutku. Pening rasanya. Dokter Lilia bahkan sempat berkelakar, wah, berarti perut besarnya karena berisi kista ya. Sedikit menghiburku tapi menjadi menyeramkan saat dokter Lilia menyampaikan, tidak boleh ada herbal atau alternatif. “Kistanya harus segera diangkat ya. Tidak pakai menunggu ya mba.”

Rasanya melayang saat meninggalkan ruang dokter. Aku melangkah menuju laboratorium untuk melakukan pemeriksaan CA 125. Untuk mengetahui tingkat keganasan. Pasrah saja saat petugas lab mengambil darahku, bahkan tidak berasa sampai selesai, walhasil, tanganku menjadi lebam, karena semestinya dia menggunakan jarum halus bukan yang besar.

Tidak tenang mendapatkan berita itu. Aku menelpon dr. Sintha Utami, SpOG seorang kawan yang juga dokter kandungan. Alhamdulillah, malamnya dia praktek di JMC Mampang. Jadi pemeriksaannya bisa sekalian buat second opinion.

Bukannya melegakan, ternyata hasilnya malah lebih besar dari ukuran dr. Lilia di KMC. Ya Allah, sepertinya tidak sanggup menerima berita ini. Tapi ini sudah menjadi takdirku. Tanpa keluhan sedikitpun. Perut yang selama ini kupikir hanya berisi lemak dari kegemukan, ternyata berisi cairan yang setiap saat bisa membunuhku kalau pecah di dalam.

Alhamdulillah, perjalanan mereka dimudahkan. Bapak dan ibuku mendapat seat dari Sorowako ke Makassar lalu berlanjut ke Jakarta hari Senin pagi. Lalu adikku susy menyusul di hari selasa bersama Bintang anaknya.

Selasa, usai menjemput Susy dan Bintang di bandara, kami langsung menuju Rumah Sakit Bunda Margonda di Depok. Cukup jauh memang, tetapi aku ingin kawanku yang memberiku tindakan sekaligus merawatku dan juga di rumah sakit rekanan Prudential.

Seharian aku melewati beragam pemeriksaan, mulai dari rontgen, pemeriksaan Darah juga pemeriksaan CA 724 untuk tingkat keganasan Cancer hingga bertemu dokter penyakit dalam dan fokter anastesi untuk diagnosa kesiapan operasi pengangkatan kista.

Berusaha untuk tegar, ternyata ketenanganku sempat terganggu oleh ketidaknyamanan pelayanan rumah sakit. Aku yang mencoba memahami bahwa operasiku memang harus dilakukan meskipun dengan pemberitahuan yang begitu tiba-tiba, pergulatan dengan perasaanku sendiri, hingga aku tidak peduli untuk naik turun tangga ketimbang menunggu lift.

Ternyata ujian kesabaranku belum cukup sampai disitu, sampai aku harus membentak perawat yang tidak memberikan penjelasan tahapan-tahapan yang harus dilalui sampai aku harus bolak balik naik turun tangga dari ruang OK ke lantai 2 dan kembali lagi ke ruang OK. Dia memintaku untuk menunggu di depan ruang OK, aku menunggu sampai ketiduran. Dibangunkan karena informasinya kamar sudah ready. Begitu tiba di kamar, perawat di bagian rawat inap malah mempertanyakan pasien poli atau OK. Jiah… jadi harus balik lagi ke ruang OK sebelum kembali ke kamar rawat inap. Luar biasa…

Hampir saja aku membatalkan jadwal operasi yang sudah confirmed. Sampai akhirnya aku menelpon Prudential Customer Line 24 jam dan keluargaku untuk masukan mereka. Bahkan aku sempat maen ke Margo Mall untuk menenangkan hatiku yang gundah. Andai saja bukan dokternya yang aku inginkan untuk menanganiku, pasti sudah kutinggalkan rumah sakit ini.

Akhirnya, pukul 20.00 aku kembali ke RS. Bunda Margonda untuk masuk ke ruang OK. Setelah lebih tenang, aku mulai menjalani persiapan OK sebelum diantar ke kamar untuk beristirahat.

Kamis, 28/9 pukul 4.00 wib aku dibangunkan suster. Usai sholat subuh, kami pun turun ke ruang OK dan memulai persiapan operasi. Dimulai dengan pengukuran tensi. Sedikit tinggi, sepertinya aku cukup tegang, hingga para mantri yang berada di ruang OK memberiku semangat. Lalu aku disuntik untuk pengetesan obat antibiotik di bawah kulit dilanjutkan dengan pemasangan infus.

Dokter anastesi datang dan memberikan penjelasan tentang tahapan anastesi yang akan kulalui. Bukannya menenangkan, malah semakin tegang jadinya. Tapi ehemmm dokternya ramah, dan para mantrinya asek2 jadinya seru dan penuh canda. Terlihat lebih rilex, lalu aku diantar masuk ke ruangan Operasi.

Melihat lampu besar di ruang Operasi membuatku membayangkan lampu sorot di pusat panggung hahahaha… sedikit berusaha menenangkan diri. Lalu dokter anastesi mulai melakukan bius lokal sebelum bius setengah badan.

Serasa gajah bengkak deh. Emang ga bisa lihat seh, tapi terasa koq perutnya dipegang. Akh… ternyata dikasih tidur, bangun2 sudah disuruh pindah tempat tidur. Jiahhhh sakitnyaaaa di perut. Ternyata dah selesai dan diantar ke kamar.

Ya Allah, 2 liter lebih cairan yang dikeluarkan dari dalam perut ini ternyata membuat timbanganku turun 2kg hahahaha… kebayang aku ngangkat 2 liter aqua gede 2 botol… selama ini itu pula yang aku bawa kemana-mana di perut ini.

Dan paska operasi ini, perutku pun mengecil. Wah… badan terasa lebih ringan. Alhamdulillah…

Semua adalah Cobaan

โ€œWahai Rob Yang Maha Hidup, wahai Rob Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan janganlah Engkau pasrahkan semua urusanku kepada diriku sendiri sekalipun hanya sekejap mata, melainkan Engkau telah menyertakan petunjuk dan pertolongan di dalamnya.โ€ย 

Hidup itu ujian,
Hidup itu karunia Tuhan,
Segala karunia itu ujian.
Istri, suami itu karunia sekaligus ujian.
Anak itu karunia sekaligus ujian.
Kepintaran itu karunia sekaligus ujian.
Amanah itu karunia sekaligus ujian.

Hanya mereka yg selamat yang dinyatakan lulus dari ujian.

Allah SWT berfirman:

ูƒูู„ู‘ู ู†ูŽูู’ุณู ุฐูŽุงู“ุฆูู‚ูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู  ุ•  ูˆูŽู†ูŽุจู’ู„ููˆู’ูƒูู…ู’ ุจูุงู„ุดู‘ูŽุฑู‘ู ูˆูŽุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู ููุชู’ู†ูŽุฉู‹   ุ•  ูˆูŽุงูู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุชูุฑู’ุฌูŽุนููˆู’ู†ูŽ
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.”
(QS. Al-Anbiya: Ayat 35)

Diuji dengan kebaikan harus bersyukur dan sabar, demikian pula diuji dengan keburukan tetap harus sabar dan bersyukur serta ikhlas.

Kadang karena pintar orang merasa bisa ngajari orang lain, karena merasa kaya merasa bisa nyantuni orang lain, karena merasa kuat merasa bisa melindungi orang lain….. padahal semua itu bukan karena pintar, karena kaya, karena kuat ….. tetapi karena Allah…

Tiada daya dan upaya kecuali dengan izin-ridha-kehendak Allah SWT.

#selfreminder

la_vie

Menjadi Baik

Kalau ditanya, semua orang pasti akan menjawab, “saya ingin menjadi orang baik”. Tidak ada satupun yang suka disebut orang jahat. Bahkan orang terjahat sekalipun, pasti akan mengelak dan tetap mau memperlihatkan kebaikannya pada orang lain.

Ketika kita ditanya, seperti apa kita ingin diperlakukan. Maka semua orang akan menjawab “saya ingin diperlakukan dengan baik”. Namun terkadang kita lupa, bagaimana memperlakukan orang lain, meskipun kita selalu ingin diperlakukan dengan baik.

Menjadi baik sangatlah mudah. Namun lebih banyak yang merasa sulit melakukannya. Meskipun dianggap kecil, tersenyum pun adalah sebuah kebaikan, kecuali saat kita tersenyum ketika orang lain sedang berduka. Tentu itu akan sangat menyakitkan hati.

Begitupun ketika kita menyapa dengan santun, membantu dengan ikhlas, melakukan kebajikan-kebajikan yang sifatnya biasa-biasa saja namun berdampak pada kebahagiaan dan kegembiraan orang lain. Hal itu menjadi kebaikan-kebaikan kecil yang tentu akan berdampak besar dalam kehidupan ini jika kita mengambil hikmah daripadanya.

Yang pasti, saya ingin menjadi baik, lebih baik, terus terus dan terus baik.

Meskipun terkadang, saya sendiri bingung dengan makna kebaikan itu sendiri. Kenapa orang-orang baik banyak yang hidup menderita. apakah karena mereka selalu memikirkan orang lain, dan tidak memperdulikan kondisi mereka sendiri. apakah mereka terlalu naif dan menganggap semua orang itu baik, sampai akhirnya dia mendapat perlakuan yang tidak baik?

Intinya, menjadi baik adalah pilihan. Semua terpulang pada diri kita masing-masing. kita sendirilah yang menentukan kita ingin menjadi baik atau sebaliknya…..

#renunganvie

SEMUA SEMU

Seorang bapak kira-kira usia 65 tahunan duduk sendiri di sebuah lounge bandara Halim Perdana Kusuma, menunggu pesawat yang akan menerbangkannya ke Jogja. Kami bersebelahan hanya berjarak satu kursi kosong. Beberapaย  menit kemudian ia menyapa saya.

โ€œDik hendak ke Jogja juga?โ€

โ€œSaya ke Blitar via Malang, Pak. Bapak ke Jogja?โ€

โ€œIya.โ€

โ€œBapak sendiri?โ€

โ€œIya.โ€ Senyumnya datar. Menghela napas panjang.โ€œDik kerja dimana?โ€

โ€œSaya serabutan, Pak,โ€ sahut saya sekenanya.

โ€œSerabutan tapi mapan, ya?โ€ Ia tersenyum. โ€œKalau saya mapan tapi jiwanya serabutan.โ€

Saya tertegun. โ€œKok begitu, Pak?โ€

Ia pun mengisahkan, istrinya telah meninggal setahun lalu. Dia memiliki dua orang anak yang sudah besar-besar. Yang sulung sudah mapan bekerja. Di Amsterdam. Di sebuah perusahaan farmasi terkemuka dunia.ย  Yang bungsu, masih kuliah S2 di USA.ย 

Ketika ia berkisah tentang rumahnya yang mentereng di kawasan elit Pondok Indah Jakarta, yang hanya dihuni olehnya seorang, dikawani seorang satpam, 2 orang pembantu dan seorang sopir pribadinya, ia menyeka airmata di kelopak matanya dengan tisue.

โ€œDik jangan sampai mengalami hidup seperti saya ya. Semua yang saya kejar dari masa muda, kini hanyalah kesia-siaan. Tiada guna sama sekali dalam keadaan seperti ini. Saya tak tahu harus berbuat apa lagi. Tapi saya sadar, semua ini akibat kesalahan saya yang selalu memburu duit, duit, dan duit, sampai lalai mendidik anak tentang agama, ibadah, silaturrahmi dan berbakti pada orang tua.

Hal yang paling menyesakkan dada saya ialah saat istri saya menjelang meninggal dunia karena sakit kanker rahim yang dideritanya, anak kami yang sulung hanya berkirim SMS tak bisa pulang mendampingi akhir hayat mamanya gara-gara harus meeting dengan koleganya dari Swedia. Sibuk. Iya, sibuk sekaliโ€ฆ. Sementara anak bungsu saya mengabari via WA bahwa ia sedang mid – test di kampusnya sehingga tidak bisa pulang…โ€

โ€œBapak, Bapak yang sabar yaโ€ฆ.โ€ Tidak ada kalimat lain yang bisa saya ucapkan selain itu.ย 

Ia tersenyum kecut. โ€œSabar sudah saya jadikan lautan terdalam dan terluas untuk membuang segala sesal saya dik…
Meski telat, saya telah menginsafi satu hal yang paling berharga dalam hidup manusia, yakni sangkan paraning dumadi. Bukan materi sebanyak apa pun. Tetapi, dari mana dan hendak ke mana kita akhirnya. Saya yakin, hanya dari Allah dan kepada-Nya kita kembali. Di luar itu, semua semu. Tidak hakiki… ย 
Adik bisa menjadikan saya contoh kegagalan hidup manusia yang merana di masa tuanyaโ€ฆ.โ€

Ia mengelus bahu saya โ€“saya tiba-tiba teringat ayah saya.ย 

Di pesawat, seusai take off, saya melempar pandangan ke luar jendela, ke kabut-kabut yang berserak bergulung-gulung, bertimbun-timbun bagai permadani putih.ย 
Semua manusia sungguh semata hanya sedang menunggu giliran dijemput maut. Manusia sama sekali tiada nilainya, tiada harganya, tiada pengaruhnya bagi jagat raya ini. Sangat nisbi, naif, dhaif, fana, sumir, kerdil, sebutir debu, senoktah hikayat…ย 

Subhaanaka…Laa ilaaha illaa Anta ini kuntu minazh-zhaalimiin. Maha suci Engkau, Tuhankuโ€ฆ. Bimbing diri ini agar tidak tersesat dlm menjalani hidup dan kehidupan ini. Di luar itu, semua semu. Tidak hakiki…

*****
Semoga Allah selalu memberi petunjuk dan bimbingan-Nya kepada kita semua dalam menjalani kehidupan yang fana ini…

*Disadur dari unknown WA*

la_vie

Bakat Terpendam

Tidak menyangka sama sekali, ternyata ada bakat terpendam selama ini. Padahal sebelumnya, belum pernah aku lakukan. Tapi sepertinya waktu dan kesempatan memberikan ijin aku mengetahui, ada hal yang bisa aku lakukan selain rutinitas aktivitasku selama ini.

Kesempatan itu datang, ketika aku mengorder kue ulang tahun untuk kemenakanku Affan Bintang Syandrie yang ke-4. Sedikit sedih, karena pesananku tidak dapat dipenuhi. Aku mulai mencari dimana aku bisa memesan kue yang aku inginkan. Tapi ternyata tidak semudah yang aku harapkan.

Akhirnya, mengumpulkan semua keberanian diri, aku mulai membuka, mencari resep yang selama ini aku idam-idamkan. Maka jadilah kue ulang tahun pondant pertama buatanku, untuk anak ganteng pencinta Boboy dan pesawat.

image

Lalu kesempatan kedua pun tiba, saat aku diingatkan akan ulang tahun rekan kerja yang sudah aku anggap adikku sendiri. Sedikit agak terburu-buru, namun aku berhasil menyelesaikannya.

image

Senangnya.. ketika mengetahui bahwa kue itu membawa kebahagiaan pada kawan-kawanku. Tapi menjadi lucu dan bangga ketika mengetahui cerita bagaimana kue itu seolah-olah misteri dan menarik minat yang begitu besar.

Lalu, kesempatan ketiga kembali hadir saat aku bisa berbagi sebuah kebahagiaan bersama sahabatku. Meskipun aku tau bahwa dia tentu bisa membuat yang lebih baik dariku. Tapi aku membuatnya dengan hati riang, seriang bunga-bunga yang menghiasi kue buatanku heehhehe…

image

Alhamdulillah, sungguh diluar dugaan sama sekali. Mungkin karena ada waktu dan kesempatan untukku mengeksplore bakat terpendam yang kumiliki. Aku menjadi semakin yakin, bahwa setiap kita memiliki bakat terpendam yang akan muncul seiring dengan waktu.

Jadi terfikir bahwa:
1. Setiap kita memiliki bakat terpendam dan harus kita explore.
2. Buatlah perencanaan yang baik, meskipun dalam pelaksanaannya bisa terjadi perubahan.
3. Bersabarlah, memulai sesuatu yang baru membuat kita menjadi sangat antusias untuk melakukannya dengan cepat sehingga bisa berantakan kalau tidak hati-hati.
4. Fokus, menjadikan kita bisa lebih terarah.
5. Lakukanlah yang terbaik dan yakinlah, bahwa kau melakukan yang terbaik dan penuh cinta sehingga semua akan baik-baik saja.

Hmmm, semakin diasah sebuah pisau maka dia akan semakin tajam. Semakin sering berlatih, tentu akan semakin terampil.

#viestory

la_vie

Cake Pesawat Untuk Bintang

Maksud hati ingin memberikan kado yang berbeda, aku memesan kue ulangtahun untuk ponakan gantengku. Tapi sedihnya, saat pesananku tidak dapat dipenuhi. Akhirnya berbesar hati untuk membuat sendiri, bagaimanapun rasanya, at least ada upaya membuatnya sendiri.

image

Finally, googling lah kita mencari jenis fondant yang paling mudah dibuat hehehhee. Kepikiran mudah melihat cara membuat fondant cake, maka terfikir mau membuatkan kue ulang tahun model pesawat terbang. Begitu bundanya bintang pulang kantor, keliling lah kami hunting bahan untuk membuat cake dan fondant di Kak Ana Pasar Magani, Sorowako.

Bahan fondant antara lain:
1. Gula halus sebanyak 1 kg
2. Gelatin serbuk sebanyak 10 gram
3. Garam sebanyak ยผ sdt
4. Sirup gula sebanyak 120 cc. Cara membuatnya yaitu dengan memanaskan air sebanyak 100 cc dengan gula pasir sebanyak 100 gram hingga mendidih dan larut.
5. Tepung maizena
6. Pewarna makanan. Bisa sesuai dengan selera anda.
7. Glycerine sebanyak 6 cc (turunan dari gula). Bahan ini bisa anda dapatkan di apotik.
8. Air dingin sebanyak 60 cc

Sempat pusing mendapatkan gliserine di Sorowako. Akhirnya pakai pesan ke Makassar heheheh.. walhasil kita buat cakenya aja. Fondantnya menyusul. Untungnya pas buat ada beberapa hari sebelum hari-H dan kondisi aunty Vie sudah lebih baik meski ga bisa berlama-lama duduk hehehhe.

image

Begitu pesanan tiba, berdua bersama bintang yang punya acara, mulailah kami bereksperimen. Mencampur, mengaduk dan akhirnya melapis kue. Untuk membuat fondant aku ngikutin petunjuk dari dapur www.kuliner123.com. trus untuk membuat kue pesawatnya, aku mengikuti petunjuk yang diberikan  dapurnyabunbun.

Awalnya seh sempat belepotan hahaha, tapi senang juga, karena dapat fans yang suka dengan kuenya. Meskipun kejadiannya bikin perut ngocok, tapi finally kuenya jadi dan Bintang malah dapat 2 kue dari ayah bundanya dan hasil buatan sendiri bersama aunty vie hehhehe…

image

Meski begitu, sedih pas hari jadinya, Bintang justru tepar. Tapi doa dan semangatnya tidak pernah padam. Barakallahu fii umurik anak gagah… semoga bertumbuh menjadi anak soleh dan selalu menjadi pribadi yang bijaksana dan selalu menjadi yang terbaik.

Love you nak…

#affanbintangsyandrie #funbaking #havingfun #viestory #ceritavie #4thbirthday

la_vie

Sakit itu Mahal

“Kak, coba cek berapa biaya rumah sakit, jangan lupa cek obat-obat yang tidak dipakai ya! Jangan sampai ikut ke-charge,” kata Lisa pada Liana

Tidak berapa lama, Liana tiba dengan membawa tagihan rumah sakit , “De, total biayanya Rp. 6.350.000,-. Kemarin kan kita deposit Rp. 4.500.000,- kita sisa nambah Rp. 1.850.000,-“, jelas Liana sambil menyerahkan lembaran bill rumah sakit.

“Apa?? Hanya 2 hari saja saya harus bayar segitu? Mending saya kasih untuk anak-anak saya saja daripada gara-gara maag saya hambur-hambur uang seperti itu.” Jawab Lisa sambil membaca tagihan yang diberikan.

“Kak, coba cek ke suster dulu, apa semua obat ini saya konsumsi? Sepertinya tidak segitu. Ini juga ada dokter hari ini. Sampai sekarang kan belum datang. Cancel aja kak! Saya ga mau bayar segitu.”

Liana pun berlalu, meninggalkan adiknya yang mulai berkemas-kemas.

“Halo, iya, saya Swaslisa Zaskia Tenney. Saya ingin menanyakan apakah saya mendapatkan proteksi kesehatan dari BNI,” tanya Lisa melalui saluran telepon.

Lisa pun mulai memberikan data diri, yang merupakan konfirmasi nasabah dan terekam. “Tidak ada? Oh, maaf saya pikir saya pernah dihubungi terkait asuransi kesehatan. Baiklah, tolong dicek lagi ya. Saya juga sementara meminta bill rumah sakit.”

Lisa mematikan telepon genggamnya. Lalu melakukan beberapa telepon lagi. Kedengarannya beberapa bank yang cukup ternama.

Tiba-tiba Lisa meloncat dari tempat tidur. Mengambil sehelai kain dari lemari, masuk kamar mandi dan telah berganti pakaian dari pakaian rumah sakit menjadi pakaian pribadi. Dia mulai berkemas ketika Liana tiba bersama seorang perawat.

“De, dokter akan tiba sebentar lagi.”

“Iya bu, bisa tunggu sebentar ya, dokternya sudah on the way.” Perawat berbaju putih itu memperjelas keterangan Liana.

“Tidak sus… saya minta di cancel aja. Saya harus segera pergi. Saya punya urusan penting!” Sedikit tinggi suara Lisa yang terdengar. Lalu kemudian melunak. “Ya sudah, kalau dokternya sudah on the way.

Suster berbaju putih itu pun berlalu tapi Lisa meneruskan berkemas. Lalu berkata pada kakaknya. “Kak, sebaiknya dicancel aja dokternya. Masih jauh juga kali’. Lumayan kan kita tidak harus mengeluarkan Rp. 350.000,-. Kalau perlu dokter, mending dokter jaga aja, hanya Rp. 56.000 saja koq!”

“Kenapa sih mesti buru-buru gitu? Kan masih sakit de’,” tanya Liana.

“Kak, aku ga dicover asuransi kak. Tadi aku telpon semua bank ku. BNI, BCA, HSBC, Niaga, tidak satupun mencover kesehatan, ada sih di Citibank tapi hanya jiwa. Aku ga mau buang-buang uang di rumah sakit mahal ini,” terang Lisa.

Aku terdiam mendengarkan pembicaraan yang sedang terjadi, seakan-akan aku tak ada di tempat. Sedih juga. Mereka baru 2 malam menginap di rumah sakit ini dengan keluhan maag tapi biaya yang dikeluarkan sudah sangat besar.

Akhirnya aku penasaran dengan biayaku selama 6 hari di rumah sakit ini. Begitu billing ku tiba, wah, tertera harga yang fantastis. Ya Allah, betapa beruntungnya aku yang kesehatanku dicover PruHS Prudential. Program perlindungan kesehatan dari Prudential menggunakan kartu berobat.

PruHS atau singkatan dari PRUhospital & Surgical Cover merupakan produk asuranai tambahan yang memberikan manfaat penggantian seluruh biaya rawat inap, Intensive Care Unit (ICU) dan pembedahan sesuai manfaat yang diambil, selama tertanggung menjalani peraeatan di rumah sakit. Masa pertanggungan dapat dipilih sampai usia tertanggung 55 tahun, 65 tahun, atau 75 tahun.

image

Dengan kartu ini, saya bisa masuk rumah sakit yang bekerjasama langsung dengan Prudential untuk rawat inap tanpa deposit. Pun di rumah sakit tanpa kerjasama dengan Prudential, tetap dapat dilakukan re-imburse atau penggantian dana kesehatan sesuai manfaat.

Memang sakit itu nilainya sangat mahal. Mba Lisa saja yang jelas-jelas menurutku adalah sosialita, orang yang cukup berada mengingat lokasi tempat tinggalnya bersama keluarga di pusat expatriat Jakarta, saudara2 yang diceritakannya dengan jabatan tinggi dan tentu berduit jelas-jelas mengeluh soal biaya rumah sakit.

Apalagi diriku, yang hanya abdi negara di level staff biasa, anak kost, gajian masih jauh di depan, lagi Ramadhan sebentar lagi Lebaran Idul Fitri, ya Allah.. sungguh semuanya telah Engkau tuliskan dalam takdirku, Engkau Yang Maha Tahu atas Segalanya. Keputusanku mengambil manfaat PruHS dengan paket D sangat membantu diriku saat ini.

Terbayang nilai investasi kesehatan yang telah aku lakukan. Dengan premi Rp. 1.000.000,- sebulan, artinya rp.12.000.000 setahun atau Rp.120.000.000 selama 10 tahun kontrak pembayaran premi, aku mendapatkan manfaat PruHS Paket D senilai Rp. 322.500.000,- setahun dengan sistem refill setiap tahun hingga usiaku 75 tahun.

image

Artinya dengan membayar premi 10 tahun dengan investasi Rp. 1.000.000,- sebulan itu, manfaat PruHS aku nikmati 42 tahun hingga usiaku 75 tahun nanti, insyaallah panjang umur :).

Mungkin ada yang berfikir apa sih gunanya asuransi? Akh, itukan produk yang tidak terlihat. Tapi ingatlah.. sakit dan kecelakaan adalah musibah yang terjadi pada siapa saja, kapan saja dan dimana saja tanpa terkecuali secara tiba-tiba. Bahkan meninggal dunia adalah hal yang mutlak akan terjadi pada setiap manusia. Pertanyaannya, ketika hal itu terjadi, apakah kita siap dengan segala konsekuensinya? Terutama pada orang-orang yang kita sayangi, terkait financial atau keuangan keluarga.

Mari bertanya pada diri sendiri, kalau memang kita harus rawat inap, apa yang akan kita gunakan untuk membiayai pelayanan kesehatan itu?

Pilihannya:
1. Menggunakan danai tunai
2. Menggunakan ATM
3. Menggunakan Kartu Kredit
4. Menggunakan Kartu PruHS Prudential

image

Setiap pilihan memiliki konsekuensi:
1. Seberapa besar dana tunai yang kita miliki untuk pembayaran biaya rawat inap?
2. Seberapa besar dana yang tersedia di rekening ATM kita? Apakah kebutuhan lain juga masih bisa tercover?
3. Seberapa besar limit Kartu Kredit kita? Setelah pembayaran, maka kita akan berhutang pada bank dan harus membayarnya.
4. Dengan kartu PruHS, cukup serahkan ke agen prudential kita atau langsung ke bagian registrasi rumah sakit yang bekerja sama dengan Prudential maka akan dikonfirmasi ke prudential, tanpa deposit, mendapat kamar rawat inap dengan kelas sesuai planning paket yang kita miliki di manfaat PruHS. Dan nikmati pelayanan rumah sakit. Saat perhitungan akhir, kita hanya akan membayar selisih dari planning yang kita miliki dengan jumlah tagihan rumah sakit.  Jika bukan rs kerjasama Prusential, menggunakan sistem
reimburse, bayar dulu, dibayar kemudian… pilih mana?

Butuh info lebih lanjut kontak

image

la_vie

Saya Memilih Mundur

Entahlah… mungkin memang cukup sampai disini. Pemaknaanku memang sedikit berbeda, tapi aku paham antara langit dan bumi akan selalu ada jarak. Langit di atas dan bumi di bawah. Toh pun ketika kita dapat bercengkerama, maka peristiwa alam akan bercerita tentang kisah kita.

Jangan salahkan ketika aku memilih mundur. Disaat semuanya belum terlanjur terjadi. Disaat hatiku masih bisa memilih untuk tersenyum. Karena aku tahu bahwa hidup ini selalu menjadi pilihan, dan aku memilih untuk tidak bersamamu menggapai semua impian.

Aku berusaha mengenalmu, mencoba melihat sisi baikmu, kala semua orang berkata sebaliknya. Aku mencoba mencari ruang dimana aku dapat belajar merasai deritamu, menjadi teman berbagimu, menjadi tumpuan harapan pencapaian cita2 tulusmu untuk tanahmu.

Tapi sayang, sepertinya kepuasan itu hanya saat aku menuruti kehendakmu. Ketika aku mempertanyakan kebijaksanaanmu, kau malah berbalik menyalahkanku. Kau mencari pembenaran dari keputusanmu. Bahkan seakan aku tak pernah sedikitpun menghargaimu.

Maafkan aku yang memilih berpisah denganmu. Meskipun berat rasa dihatiku, namun lebih berat rasa jika tetap bersamamu dan aku tak ingin kita menjadi terbebani oleh rasa itu. Karena mimpi itu telah menjadi mimpi kita, namun kita ternyata memilih jalan yang berbeda, mungkin aku masih terlalu konservatif untuk hal-hal yang menurutku memang selayaknya seperti itu.

Aku doakan semoga dirimu sukses menggapai mimpi-mimpi itu, meski kita tak lagi berada di sampan yang sama. Aku paham, kau masih menjadi tumpuan mereka dengan segala kearifanmu. Kehadiranku pun tak akan merubah apapun tentang itu. Tetaplah menjadi langit yang teduh bagi bumi yang membutuhkanmu.

Aku sendiri memilih akan tetap disini, mencari terang yang menjadi pedoman jalanku. Karena aku mau yang lurus-lurus saja, menikmati segala berkah dari Tuhanku, bekerja berdasarkan kemampuanku, melakukan yang terbaik untuk siapapun disekitarku tanpa harus terbebani utang jasa seperti yang telah engkau sebutkan. Karena aku berfikir, meskipun kau harus berpeluh melibatkanku, tapi itulah sebuah konsekuensi. Meski kau menilainya berbeda, karena penilaianmu hanya sebatas nominal yang tertera.

Sungguh maafkan aku, hal itu memang penting, tapi kuharap engkau bisa mengerjakannya lebih baik dengan orang lain tanpa nominal seperti diriku.. maka mungkin itu jauh lebih baik untukmu, untuk kita. Karena ikhlas itu tidak menyebut, ikhlas itu bahkan sebaiknya tak berbentuk, ikhlas itu hanya ada di dalam hati.

Maafkan aku yang memilih mundur…

la_vie

Indonesiaku

โค  *Fakta-fakta Membanggakan Tentang Indonesia Di Dunia*

Ditengah carut marutnya negara kita tercinta ini ada fakta-fakta yang membanggakan sekaligus mengharukan tentang Indonesia di mata dunia Internasional…

โœด *PT.PAL tlah sukses membuat salah satu kapal terbaik di dunia “Star 50โ€ณ berbobot 50,000 ton.*
*Salah satu negara yang memesan kapal ini adalah Singapura.*

โœด *Di Singapura gamelan jadi mata pelajaran wajib di sekolah dasar pada hampir sebagian wilayahnya.*

โœด *Pabrik/manufaktur Mattel (boneka Barbie USA) hanya ada dua di dunia salah satunya di Indonesia.*
*Pabrik pertama berada di China dan lainnya di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.*

โœด *Brand internasional yang amat prestisius, Gucci, menggunakan kain tenun asli Indonesia sebagai bahan bakunya.*

โœด *Mobil terpopuler di Uni Emirat Arab adalah Toyota Kijang Innova yang sepenuhnya diproduksi di Indonesia.*

โœด *Bunga nasional Korea Utara yang amat popular, Kimilsungia berasal dari Indonesia dan diberi nama oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno.*

โœด *Tahukah Anda, Airbridge (Garbarata)โ€“tangga belalai menuju pintu pesawat yang ngetrend di bandara-bandara dunia kali pertama dibuat oleh PT Bukaka, Indonesia.*

โœด *Pejuang HAM legendaris dan bapak pembebasan Negara Afrika Selatan Nelson Mandela, setelah berhasil menghapus Apartheid di negerinya, mengakui bahwa perjuangannya itu diinspirasikan oleh perjuangan Syekh Yusuf dari Makassar-Indonesia.*

โœด *Tahukah anda karena mengapresiasi Dukungan Indonesia atas Kemerdekaan Afrika Selatan atas Politik Apartheid,maka Nelson Mandela senantiasa Gunakan Baju Batik Indonesia di tiap Acara Kenegaraannya baik di dalam maupun di luar negeri.*

โœด *Tahukah anda bahwa Batik tlah dinobatkan sebagai The World Heritage oleh Badan dunia PBB.*

โœด *Tahukah anda bahwa karena Kekaguman Pimpinan Cuba kepada Presiden RI Ir. Soekarno sebagai Pengagas & Pendiri Gerakan Non Blok,maka Cuba tetapkan Baju  Seragam Merah-Putih dipakai Anak-anak SD di Cuba.*

โœด *Tahun 2002, dalam Special Edition TIME Magazine on Asian Heroes, penyanyi Iwan Fals menjadi cover fullpage. Begitu juga dengan Aa Gym di tahun 2006 (The Holy Quran)*

โœด *Mobil prestisius, Mercedes Benz, menggunakan knalpot buatan Indonesia, yang pengerjaannya sepenuhnya dilakukan di Purbalingga, Jawa Tengah.*

โœด *Tahukah anda bahwa produsen Pisau Komando Pasukan NAVI SEAL & Pasukan  Amerika lainnya ternyata adalah Perajin Pisau belati & pedang Asal Bandung Indonedia.*

โœด *Presiden RI ke-3, BJ Habibie adalah pemegang 46 paten di bidang aeronautika dunia.*

โœด *Tahukah anda bahwa Prof. Dr. Ir. BJ Habibie adalah Satu-satu orang Indonesia & Satu-satunya orang di luar Jerman yang pernah Mampu Menduduki Jabatan Prestius sebagai Direktur Kepala Bagian Aeronautika MBB- Boeing Jerman.*
*Yang dalam sejarahnya tak pernah diduduki siapapun kecuali orang Jerman. Sebab Jerman sangat terkenal dengan Sifat Cauvinisme. Yaitu Sangat-sangat Bangga dengan bangsanya sendiri,yaitu Ras Aria. Namun sa’at jumpa Prof. Dr. Ir. BJ. Habibie itu mereka lupakan sifat cauvinisme itu.*

โœด *David Foster mengaku, lagu ciptaanya ‘To Love You More’ yang dibawakan Celine Dion terinspirasi dari musik keroncong yang berasal dari Indonesia.*

โœด *Dunia gempar, sebab tlah lahir Musisi Jazz Dunia Termuda & Peraih Penghargaan Musik Grammy Award Termuda kategori Jazz dari Indonesia. Dialah Joey Alexander bocah cilik umur 12 tahun asal Bali Indonesia.*
*Untuk mengapresiasi hal itu,dia baru-baru ini diundang Barrack Obama ke White House untuk unjuk kebolehannya didepan semua Pejabat Negara Amerika.*

โœด *Menara Kuala Lumpur (Gedung Petronas-Malaysia) ternyata di dirancang oleh putra Indonesia, Ir.Achmad Murdijat alumni ITB.*
*Gedung ini termasuk salah satu Pencakar Langit yang Mengagumkan Dunia. Untuk mengapresiasi Kekaguman itu Hollywood tlah Membuat Film Action dengan bintang film Sean Connery yang terjun dari atas gedung itu.*

โœด *Pemenang Juara Kontes Robot Dunia di Jepang 3 kali berturut adalah Indonesia. Yakni Team B-Cak ITS yang dipimpin Dr. Ir. Sigit Riyanto. Ini terjadi enam tahun yang lalu. Tiga tahun yang lalu berturut 2 kali Juara Dunia direbut oleh Team Malaysia,karena Malaysia berhasil memboyong Dr. Ir. Sigit Riyanto ke Malaysia. Beruntung beliau kini tlah kembali pulang ke Indonesia.*

โœด *Ternyata Penemu & Ahli Teknologi Telekomunikasi 4G adalah Ilmuwan Indonesia. Beliau kini bekerja di Bagian R&D Sony Int’l di Eropa.*

โœด *Hollywood tlah Mulai Mengapresiasi Bakat Insan Film Indonesia. Terbukti dengan diajaknya beberapa Anak Muda Indonesia untuk terlibat dalam film-film box office mereka. Seperti Iko Uwais,Yayan Ruhiyat,Joe Taslim dalam film Star-Wars,Fast and Forius 6 dll.*
*Hal ini sekaligus Apresasi Dunia terhadap Seni Beladiri Silat Asli Indonesia. Sebab semua Pemuda ini Terkenal dengan Akting mereka sebagai Para Pesilat Tangguh dalam film-film: Merantau,Berandal,The Raid 1- 2 yang Sukses sebagai Film Box Office di Amerika.*

โœด *Tas Bagteria made in Indonesia telah dijajakan di berbagai etalase di mall-mall kelas atas di 32 negara di seluruh penjuru dunia. Public figure dunia yang mengenakan produk ini antara lain Paris Hilton, Zara Phillips, Emma Thomson, dan Audrey Tatou.*

โœด *Ternyata Pelukis DC Comics America yang terkenal dengan serial Superman,Batman dll adalah seorang Pelukis Otodidak dari Ponorogo Indonesia. Yang karena saking miskinnya dia cuman bisa kirimkam hasil karya pertamanya via Warnet di kampungnya.*

โœด  *Tiga jenis kopi andalan Starbucks di Seattle, AS, adalah: Sumatera,Java Mocha dan Toraja Coffee. Ketiga jenis kopi ini dipajang di etalase paling depan.*

โœด  *Kopi Luwak adalah Kopi Indonesia Satu-satunya Dunia yang Termahal di dunia,dengan rekor harga mencapai 2,5 – 5 juta/Kg.*
*Kopi ini menginspirasi Starbuck dalam Seleksi Standar Kopi yang boleh dijual di semua Cafe-cafe Starbuck seluruh dunia.*

โœด *Koin Ringgit Malaysia dan passport Malaysia adalah produksi PT PERURI.*

โœด *Seragam serdadu NATO diproduksi oleh PT Sritex, Solo, Jawa Tengah.*

โœด *Kacang Dua Kelinci (PT Dua Kelinci), menjadi sponsor Real Madrid.*

โœด *Komisaris Utama Club Inter Milan Italia, adalah Pengusaha Muda asal Indonesia yakni Erick Tohir.*

โœด *Motor GP, Produsen Honda menggunakan jargon “One Heart” (Honda Indonesia) yang terpasang di motor balapnya, Yamaha juga membubuhi jargon “Semakin di Depan” di baju balapnya. Walaupun motor Jepang tapi semua produksinya dilakukan di Indonesia.*

โœด *Pembalap Indonesia Rio Hariyanto adalah Satu-satu Pembalap Asia di Ajang Formula One.*

โœด *Telah lahir Qori’ & Hafidz Qur’an Termuda Juara 3 Dunia di Ajang MTQ International di Mesir. Dialah Musa,bocah usia 7 tahun asal Bangka Belitung Indonesia. Dia tlah Memikat hati semua Juri yang terdiri dari Ulama’-ulama’ dunia khususnya Pimpinan Majelis Ulama’ Mesir sampai meneteskan air matanya. Beliau berjanji Mengundang Musa sebagai Undangan Kehormatan di Peringatan Nuzulul Qur’an Negara Mesir Romadhon tahun ini dengan menanggung smua biaya akomodasinya.*

*Please Be Proud and Thanks to Allah SWT cause of our country, Indonesia and becaused We are Indonesian People. And Try to do The Best Things forsha[disingkat oleh WhatsApp]

Sumber: Group WA KoAla

la_vie

Kreasi Nusantara

Menyaksikan beragam produk daerah se-nusantara selalu memberikan nilai tersendiri saat saya menghadiri pameran. Kecintaan pada produksi dalam negeri, membuat saya sering melihat dan mengunjungi pameran. Begitu pula hari ini, saat menghadiri pameran Kriyanusa Dekranasda Indonesia di gedung Smesco Jakarta Selatan.

image

Namun kali ini, saya melihat sebuah pemandangan yang sedikit berbeda. Begitu masuk ke ruang pameran, saya melihat seorang ibu yang tengah asyik menenun. Begitu saya mendekat, ternyata, ibu itu sedang menenun motif ikat dari Maluku Tenggara Barat.

image

Namanya Ibu Felin (42). Dengan cekatan dia memindahkan kayu penata benang, sambil memainkan kedua tangannya, menarik dan merapatkan benang-benang tenun hingga terbentuk sebuah pola ikat. Ketika saya tanya, ibu dari Maluku Tenggara Barat tengah menenun pesanan kain istri Bupati Papua.

Menurut Bu Felin, sudah 20 tahun dia menenun. Awalnya, dia hanya senang mempelajari teknik menenun, dari membuat pola, menghitung benang dasar dan butuh sekitar 10 jam untuk menyelesaikan sehelai kain sepanjang 2 meter. “Dalam seminggu saya bisa menyelesaikan sampai 5 helai kain yang dihargai sampai 5juta per helai nya, tergantung tingkat kerumitan polanya”, ujarnya.

image

Hasil tenunan itulah yang menjadi tambahan penghasilan dari ibu yang bersuamikan seorang PNS di Maluku Tenggara Barat. Idenya sederhana, “saya hanya ingin mengembangkan tenun ikat Maluku Tenggara Barat agar dapat dinikmati semua kalangan, sebagaimana mereka menyukai batik dan sebagainya”, ujarnya tersenyum.

Payet Penggoda

Meninggalkan Maluku Tenggara Barat, saya menemui Lala (25) di Stand Pameran Sulawesi Selatan. Mata saya tak lepas dari hasil kreasi alumni Ekonomi Unhas ini. Sebuah baju bodo Tokko dengan hiasan payet telah menarik hatiku saat memasuki Stand Sulsel.

image

Lala pun bercerita, aktifitas yang digelutinya bersama saudara kembarnya Nadira yang juga alumni Universitas Hasanuddin jurusan hukum tahun 2009. Mereka berdua tertarik menggeluti bisnis fashion, karena pencinta fashion sejak kecil.

Mereka suka sekali melihat hamparan payet-payet pada selembar kain baju bodo, pakaian tradisional Sulawesi Selatan. “Kami membeli baju Tokko Sengkang, begitu pula sarung suteranya, lalu kami menambahkan aksesoris juga payet sehingga menjadi sebuah tampilan baru yang simple namun elegan”, jelasnya sambil tersenyum.

image

Lala juga bercerita, sejak kecil dia sudah suka menggambar pola baju, bahkan membuat baju-baju barbie kreasinya sendiri. “Saya tertarik dengan pattern / pola, karena itulah jiwanya fashion. Kalau pola salah maka hasil tidak memuaskan”, tuturnya.

Hal yang sering menjadi hambatan dalam kreatifitasnya adalah mengejar deadline serta menyatukan keinginan klien dengan the.alees, nama usaha yang di rintisnya bersama keluarga.

Akh.. begitu banyak kreasi anak bangsa Indonesia yang perlu kita apresiasi. Hmm, jadi terfikir, aku, kamu, kita harus mulai memikirkan kreasi apa yang kita miliki sebagai sumbangsih untuk negeri ini??

image

la_vie