TITIAN

Day 20 – TITIAN

20 tahun yang lalu, dalam sebuah perjalanan dari Kampus Unhas menuju Kantor PT Inco, Tbk di Makassar, langkahku dihentikan oleh seorang laki-laki tua yang mengendarai motor vespa berwarna biru tua. Motor lelaki tak kukenal itu berhenti tepat di depanku. Sedikit panik karena aku tak mengenal lelaki itu. Dan Lelaki itu juga sepertinya tidak berniat membuka helm yang menutupi hampir seluruh kepalanya.

Tiba-tiba dia berkata “kalau kau pandai dalam hidup, maka kau akan menyelesaikan pendidikanmu dan bekerja dan sukses. Tapi kalau kau tak pandai menjaga dirimu, maka semua impianmu akan hancur.” Lalu dia pergi dan berlalu dari hadapanku. Meninggalkan aku yang terpana dan tidak mengerti apa maksudnya.

Butuh waktu yang cukup lama untuk mencerna kata-kata lelaki itu. Butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa mengerti maksud perkataannya. Setelah beberapa titian hidup aku lalui. Baru aku sadari saat menjadikan titian itu sebagai sebuah piliahan sebagai penyambung atau pemisah sebuah hubungan dalam hidupku. Titian yang menhantarkan aku untuk tiba pada tujuan demi tujuan dalam hidupku.

Meski terkadang aku bimbang dan ragu, terkadang aku begitu gugup untuk melangkah, terkadang aku sudah tiba ditengah kemudian aku berbalik haluan, namun terkadang pula aku harus memilih apakah berjalan atau berlari menuju akhir dari titian yang kujelajahi. Namun satu yang pasti, titian yang ada sangat membantu mencapai tujuan hidupku. Hanya kepadaNya aku berserah diri dan memohon petunjuk  serta kemudahan.

.

.

@cahyadi_takariawan

@_dssttaa credit for the pict 

 

#belajarmenulis

#kmobasicbatch49

#antologi17

#200kata

#ceritavie

#viestory

#vienulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s