Setelah 10 Tahun

Baru saja aku merebahkan badan sebuah pesan masuk ke bbmku. Rupanya dari kawan lama. “Vi, aku di Jakarta.”

“Kapan,” Balasku? Setelah pesanku terkirim aku memperhatikan foto profil bbm temanku, Ira. Lalu aku mengirim pesan kembali, “Lagi di Bidakara yah? Ikut Kongres Forum Pimred,” tanyaku ulang.

Ira menjawab, “sekarang, iya”. Setelah berganti pesan dan temanku menjawab bisa bertemu di tempat kongres, akupun melupakan penat yang kurasakan. Ku kontak sahabatku, Tety untuk menemaniku kembali dan mengabaikan bahwa dia pun lelah mengikuti perjalanan panjangku hari ini.

Bagaimana tidak lelah, sehari ini aku mengajak Tety menemaniku mengantarkan laporan Dana DAK ke bagian Anggaran Daerah Kementerian Keuangan di Senen, lantas menuju Cibubur Junction terkait dengan informasi mobil milik daerah serta ke dokter gigi di Rumah Sakit Premier, Jatinegara.

Ketiganya terletak di lokasi yang berbeda dengan kondisi kemacetan yang ramai lancar. Itulah mengapa akupun merayu sahabatku untuk tetap menemaniku malam ini. Padahal akupun merasa lelah dengan perjalanan seharian ini. Namun membayangkan bertemu sahabat lama, setelah 10 tahun lamanya membuatku menjadi tak lelah.

Berfikir acara telah selesai, akupun berpakaian seadanya. Hanya menggunakan jins dan kaos serta blazer aku jemput sahabatku dan menuju tempat kongres. Namun apa lacur, ternyata kami bertemu sahabat lamaku itu persis disaat dan di tempat kongres masih tengah berlangsung. Jiah…… alih-alih, akhirnya aku dan Tety pun ikut mendaftar untuk mengikuti Kongres yang luar biasa ini.

image

Ki-ka Sulvi, Ira, Tety

Akhirnya bertiga kami mengikuti kongres dan bertemu teman-teman sahabat lamaku itu. Sungguh luar biasa, setelah 10 tahun aku bertemu kembali dengan sahabat lamaku waktu kuliah strata satu di Makassar.

Malampun terasa sangat singkat, bahkan aku dan sahabatku sepakat untuk menginap di tempat kongres sehingga dapat bercengkerama dan berbagi kisah dengan sahabat2ku ini. Tak banyak perubahan yang aku temukan pada sahabatku satu ini. Bedanya, sekarang dia adalah istri dan ibu dari 2 orang anak. Dia pun masih tetap fokus dan komit dalam melaksanakan tugas-tugas jurnalistik. Kami menghabiskan malam dengan bercerita mengenang masa-masa bersama serta waktu yang hilang setelah kami berpisah 10 tahun lalu, saat dia memutuskan untuk menerima pekerjaan jurnalistik di Bogor.

image

Ki-ka: Untung, Tety, Sulvi dan Ira

Berhubung aku memutuskan untuk menginap di tempat kongres. Paginya kami mengikuti kongres hari kedua bersama-sama. Akupun teringat masih memiliki sahabat lain yang juga bekerja di tempat kongres ini, namun di perusahaan yang berbeda. Kucoba kontak dan ternyata dapatlah bertemu.

image

Ki-ka: Sulvi, Toha, Ira

Sungguh luar biasa, pertemuan yang tidak terduga dengan sahabat-sahabat yang luar biasa dari 3 instansi yang berbeda. Ira, masih berkutat dengan jurnalistik sebagai Pemimpin Redaksi Radar Bogor, Toha bekerja di Perusahaan Tambang Dairy Prima mineral tambang singh n timbal di Sumatera Utara dan aku mengabdi pada negara sebagai Perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan di Jakarta.

Sukses terus sahabat-sahabatku….

#KegiatanVie

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s