Hello, Tidak Semua Tentang Kamu

Aduh aduh aduh, tidak perlu begitu juga koq. Hidup ini penuh liku-liku. Kadang diatas, kadang dibawah. Kadang di depan, kadang di belakang. Biasa aja kale’.

Setelah sekian lama, akhirnya aku bertemu kembali sobat lama. Walaupun kami satu kota, tetap saja jarak dan waktu memisahkan kami. Harus betuk-betul niat baru dapat bertemu atau dalam keadaan tidak terduga.

Seperti juga malam ini. Kami bertemu secara tidak sengaja. Aku hanya mampir ke tempat saudara temanku ini dan bertanya pukul berapa dia tiba di rumah.

Biasanya, pesan teks yang aku kirim akan dibalas ketika basi atau telah lewat waktunya. Tapi malam ini, hanya sesaat pesan teks ku pun di balasnya, bahwa dia sudah di jalan dan sebentar lagi akan tiba di rumah.

Akhirnya kuputuskan untuk menunggu temanku pulang. Berceritalah aku dengan keluarganya ngalor ngidul. Hingga dia tiba di tempat kami dan kami putuskan untuk cari makan berhubung perutku memang sudah keroncongan.

Dalam perjalanan dia mulai bercerita tentang berbagai hal yang menimpa diri dan keluarganya. Sungguh pedih.. namun terkadang, kita mendengarkan itu bukan untuk mendengarkan tapi untuk menimpali lawan bicara. Dan ternyata itulah yang kulakukan.

Aku selalu menunggu dia selesai bicara karena ternyata aku tidak dapat menahan diri untuk menyampaikan masalah yang kuhadapi sendiri. Aduhhhh.. jadi lebay deh.

Memang benar bahwa setiap manusia pasti memiliki masalah. Tinggal kita melihat, sejauh mana masalah itu bisa dihadapi, disikapi dan diterima oleh setiap individu.

Benar kata sobat saya itu, Allah SWT memberikan kita cobaan dalam berbagai bentuk, sedih, sakit, luka, bahagia, derita namun sejauh mana kita dapat menerima ujian itu dan menjalaninya maka selama itu pula yang menjadi tahapan penilaian Allah SWT untuk ujian kita.

Kadang membutuhkan waktu yang lama, kadangkala juga singkat. Semua kembali pada diri kita masing-masing. Dan tentu saja, apakah kita dapat melihat setiap situasi itu secara positif?
Karena apapun bentuknya, bagaimanapun kondisinya, ketika kita melihatnya secara positif maka tentu ada jalan keluar yang bisa kita dapatkan dari setiap masalah. Namun jika sebaliknya, kita senantiasa melihatnya dari sudut pandang negatif, maka yang muncul hanya masalah yang terus menerus berantai.

Yang pasti… setiap orang punya masalah dengan tingkatan masing-masing dan tidak semua itu tentang kamu 🙂

#RenunganVie

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s